Penulis : Haris | Editor : Lina F | Foto : dok.pribadi
Jakarta, GPriority.co.id-Sama seperti tahun sebelumnya, Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2023 menjadi serangkaian tes yang harus dilalui calon mahasiswa dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Berikut daftar PTN yang membuka jalur mandiri menggunakan nilai UTBK 2023:
Universitas Airlangga (Unair)
Universitas Airlangga (Unair) membuka Seleksi Mandiri Universitas Airlangga (SMUA) pada tahun ini.
SMUA adalah seleksi masuk Unair yang diselenggarakan secara mandiri oleh PTN ini untuk jenjang sarjana dan vokasi.
Nilai UTBK 2023 dipakai untuk mendapatkan nilai Tes Potensi Skolastik (TPS), penalaran matematika, dan bahasa Inggris.
Sedangkan TKA digunakan untuk mendapatkan nilai Saintek atau Soshum yang sesuai dengan pilihan kelompok ujian.
Adapun, kelompok ujian Saintek terdiri dari Fisika, Kimia, Biologi, dan Matematika.
Sementara kelompok ujian Soshum terdiri dari Sosiologi, Ekonomi, Sejarah, dan Geografi.
2.Institut Pertanian Bogor (IPB)
Mulai tahun 2022 UTMBK berganti nama menjadi Seleksi Mandiri Masuk IPB (SM-IPB).

IPB memiliki beberapa jalur seleksi mandiri, salah satunya adalah Seleksi Masuk IPB (SM-IPB). SM-IPB (UTM-BK) merupakan salah satu penerimaan mahasiswa program sarjana IPB jalur mandiri yang mulai diselenggarakan sejak tahun 2019.
Pada awal dimulainya, seleksi calon mahasiswa jalur SM-IPB (UTM-BK) dilakukan dengan dua pilihan metode seleksi, yaitu seleksi menggunakan ujian tulis berbasis komputer yang dilaksanakan oleh IPB dan menggunakan skor UTBK yang diselenggarakan LTMPT.
Seleksi menggunakan skor UTBK LTMPT terpaksa ditiadakan pada tahun 2020 karena adanya pandemi Covid-19 yang pengumuman hasilnya menjelang perkuliahan dimulai dan tidak memungkinkan lagi menggunakan skornya karena waktu yang terbatas. Demikian halnya ujian tulis secara onsite juga tidak dapat dilakukan.
Sebagai gantinya pada tahun 2020 SM-IPB (UTM-BK) dilaksanakan secara “online” dari rumah masing-masing. Untuk tahun 2023, SM-IPB kembali akan dilaksanakan menggunakan dua metode seleksi, yaitu “SM-IPB Ujian online” dan ” SM-IPB skor UTBK” SNBT yang diselenggarakan oleh BPPP.
Peserta bisa memilih salah satunya apakah menggunakan skor UTBK-SNBT BPPP atau mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer IPB yang dilaksanakan secara “online” dari rumah masing-masing, atau bisa mendaftar keduanya. Jika peserta mendaftar keduanya, maka seleksi akan dilakukan berdasarkan nilai terbaik yang diperoleh.
3.ITB (Institut Teknologi Bandung)
Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) diprogramkan sebagai jalur penerimaan mahasiswa program sarjana yang akan berjalan tanpa subsidi biaya. Mahasiswa yang diterima di ITB melalui program Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) bertanggung jawab untuk membiayai secara penuh pendidikan program sarjananya di ITB. ITB tidak memberikan subsidi biaya pendidikan bagi mahasiswa yang diterima melalui program Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB). Namun demikian, proses penerimaan SM-ITB tetap menggunakan kriteria kemampuan akademik yang tinggi sebagai satu-satunya kriteria kelulusan seleksi.

Khusus bagi calon peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) yang merupakan pemilik Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) serta calon peserta yang berasal dari SMA/MA di wilayah 3T, ITB membebaskan biaya pendaftaran Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) dan biaya pendidikan di ITB. Tata cara pendaftaran calon peserta SM-ITB yang merupakan pemilik KIP-K serta calon peserta yang berasal dari SMA/MA di wilayah 3T dapat diperoleh di bagian lain dari halaman ini.
Proses penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) dilaksanakan dengan menggunakan komponen penilaian sebagai berikut:
Hasil Ujian Seleksi (daring), Nilai UTBK, dan Nilai Rapor bagi pendaftar ke fakultas/sekolah selain FSRD.
Hasil Ujian Seleksi (daring), Nilai UTBK, Nilai Rapor dan Hasil Tes Keterampilan Seni Rupa (daring), bagi pendaftar ke FSRD
Ujian Seleksi dan Tes Keterampilan Seni Rupa akan diselenggarakan ITB secara Daring.
Pada pelaksanaan Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) peserta dapat memilih seluruh Fakultas/Sekolah yang ada di ITB, kecuali Fakultas/Sekolah yang berlokasi di ITB Kampus Cirebon. Calon mahasiswa dapat memilih paling banyak 4 pilihan Fakultas/Sekolah yang diminati. Namun demikian, terdapat 9 program studi yang dapat dipilih secara langsung oleh peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) melalui program SM-Peminatan, yaitu:
Teknik Geofisika (FTTM-G)
Teknik Kimia (FTI-G)
Teknik Fisika (FTI-G)
Manajemen Rekayasa (FTI-G)
Teknik Pangan (FTI-J)
Teknik Material (FTMD)
Perencanaan Wilayah dan Kota (SAPPK-G)
Kewirausahaan (SBM)
Desain Komunikasi Visual – Narasi Visual Digital Kelas Jatinangor (FSRD-G)
Selain dari program studi yang ditawarkan padar program SM-Peminatan, calon mahasiswa juga dapat memilih Program Studi Strategis Nasional pada pelaksanaan SM-ITB 2023. Program Studi Strategis Nasional yang dapat dipilih adalah sebagai berikut:
Program studi strategis dukungan ketahanan Industri Dasar Nasional
Astronomi (FMIPA-IPA)
Fisika (FMIPA-IPA)
Kimia (FMIPA-IPA)
Program studi strategis dukungan ketahanan Pangan, Bencana, dan Perubahan Iklim
Rekayasa Pertanian (SITH-R)
Rekayasa Kehutanan (SITH-R)
Teknologi Pasca Panen (SITH-R)
Meteorologi (FITB-G)
Oseanografi (FITB-G)
Teknik Bioenergi dan Kemurgi (FTI-J)
ITB juga menawarkan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika – Komputasi (STEI-K) Kelas Jatinangor pada program SM-Peminatan.
4.Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2023 merupakan seleksi masuk perguruan tinggi yang dilakukan berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan dapat ditambah dengan kriteria lain sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan PTN Akademik, PTN Vokasi, atau Perguruan Tinggi Keagamaan Agama Islam Negeri (PTKIN) yang bersangkutan. Seleksi dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2021, 2022, dan 2023 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK dan sederajat), serta lulusan Paket C tahun 2021, 2022, dan 2023 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2023). Biaya penyelenggaraan SNBT ditanggung oleh peserta dan disubsidi oleh pemerintah.
5.Universitas Padjadjaran (Unpad)
SMUP Program Sarjana Universitas Padjadjaran (Unpad) mengadopsi sistem seleksi masuk dari pemerintah sesuai dengan Permendikbudristek No. 48 Tahun 2022. SMUP dapat diikuti oleh semua Warga Negara Indonesia (WNI) yang lulus pada pendidikan setingkat Sekolah Menengah Atas di tahun 2021, 2022 dan 2023, dengan tidak harus terdaftar sebelumnya sebagai peserta SNMPTN/SNBP ataupun SBMPTN/SNBT.

Peserta SMUP Program Sarjana Jalur Nilai Ujian dapat mendaftar dengan mengikuti ketentuan sebagai berikut:
1.Pendaftar harus memiliki nilai SNBT/ UTBK 2023 atau nilai SMUP 2023
2.Pendaftar hanya dapat memilih salah satu dari dua skema pendaftaran dan seleksi, yaitu:
a.Skema 1 : Peserta menggunakan nilai SNBT/UTBK 2023
b.Skema 2 : Peserta menggunakan nilai SMUP (untuk siswa lulusan tahun 2021, 2022, 2023).
3.Pendaftar dapat menggunakan nilai SNBT/UTBK 2023 atau Nilai Ujian SMUP yang sama untuk mendaftar ke Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4). Ujian SMUP 2023 hanya dilakukan 1 kali saja untuk semua jalur masuk. Pelaksanaan Ujian SMUP 2023 akan dilaksanakan pada 8 – 10 Juli 2023.
4.Materi Ujian SMUP sepadan dengan materi ujian SNBT dengan waktu pengerjaan yang sama dan dilakukan secara daring.
5.Pendaftar dapat memilih paling banyak dua program studi sesuai minatnya dari kelompok ilmu yang sama atau berbeda (satu Saintek dan satu Soshum).
6.Daya tampung untuk Seleksi Mandiri Program Sarjana S1 berkisar 30% – 40 % dari total daya tampung Program Studi.
7.Proses seleksi berdasarkan nilai SNBT/ UTBK atau nilai ujian SMUP.
8.Kriteria kelulusan berdasarkan nilai tertinggi SNBT/ UTBK atau nilai SMUP sesuai kuota daya tampung yang ada.
6.Universitas Negeri Semarang (Unnes)

Seleksi Mandiri Universitas Negeri Semarang Berdasar Nilai UTBK-SNBT (SM-UTBK UNNES) adalah seleksi penerimaan mahasiswa baru program S-1 dan D-3 yang diselenggarakan secara mandiri dengan menggunakan nilai UTBK-SNBT SMA/SMK/MA atau yang sederajat sebagai dasar penerimaan mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang tahun 2023
