Mau Berkurban? Coba Lakukan 6 Sunnah Ini Agar Ibadah Jadi Lebih Maksimal

Jakarta, GPriority.co.id – Bertepatan dengan rukun kelima dari rukun islam, yaitu melaksanakan haji bagi yang mampu, pada momen ini, umat islam juga melaksanakan ibadah kurban, yaitu memotong hewan seperti sapi, kambing, dan domba, untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Waktu penyembelihan hewan kurban biasanya dilaksanakan pada hari H Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah atau pada Hari Tasyrik yakni tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah. Di tahun 2024 ini, Iduladha jatuh pada tanggal 17 Juni 2024.

Tak hanya sekedar menyaksikan pemotongan hewan kurban dan membagikannya kepada kaum yang membutuhkan, ternyata terdapat 6 sunnah dalam berkurban agar ibadah kita jadi lebih maksimal.

Berikut ini penjelasannya.

1. Berkurban dengan hewan yang paling bagus, sehat, dan gemuk

Berkurban dengan hewan yang paling bagus dan gemuk juga memiliki daging yang banyak, merupakan salah satu sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Hal ini berdasarkan hadis riwayat Imam Ahmad, Al Baihaqi, dan Hakim disebutkan bahwa Nabi Saw. Bersabda:

“Sesungguhnya kurban yang paling dicintai Allah adalah hewan paling mahal dan paling gemuk.”

2. Tidak memotong rambut dan kuku dari awal bulan dzulhijjah, sampai selesai waktu kurban

Bagi umat islam yang hendak berkurban, alangkah baiknya tidak memotong atau mencabut kuku dan rambutnya mulai dari awal bulan Dzulhijjah hingga selesai waktu menyembelih hewan kurban, seperti Nabi Saw. bersabda :

Jika masuk bulan Dzulhijjah dan salah seorang dari kalian ingin menyembelih kurban, maka hendaklah ia tidak memotong sedikitpun dari rambut dan kukunya.” (H.R. Muslim)

3. Menyembelih sendiri hewan kurban yang dibeli atau menyaksikan pemotongannya secara langsung

Disunahkan bagi mereka yang berkurban, untuk melihat secara langsung pemotongan hewan kurban miliknya. Namun, bila tidak mampu melihatnya secara langsung, maka diperbolehkan untuk dilakukan oleh orang lain atau tidak menyaksikan penyembelihannya.

4. Membaca basmalah dan zikir saat memotong hewan kurban

Membaca basmalah dan berzikir kepada Allah SWT. saat sedang menyembelih hewan kurban, merupakan salah satu sunnah yang sangat dianjurkan. Seperti yang tertuang dalam surat Al-Hajj ayat 36 :

“Sebutlah nama Allah ketika menyembelihnya”.

5. Menyantap daging kurban milik sendiri meskipun hanya sebagian

Poin ini berdasarkan surat Al-Hajj ayat 28, Allah SWT. berfirman :

“Agar mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan agar mereka menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan atas rezeki yang diberikan Dia kepada mereka berupa hewan ternak. Maka makanlah sebagian darinya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.”

6. Melakukan penyembelihan hewan kurban saat Hari Raya Iduladha

Meski pemotongan hewan kurban dapat dilakukan pada hari Tasyrik yakni 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, namun sangat dianjurkan untuk melakukan tepat setelah melaksanakan salat Idul Adha tanggal 10 Dzulhijjah.

Berdasarkan hadits dari Al-Baraa bin ‘Azib, Rasulullah Saw. Bersabda:

“Sesungguhnya yang kita mulai pertama kali pada hari (Idul Adha) ini adalah salat, kemudian kita pulang lalu menyembelih kurban.” (H.R Bukhari dan Muslim).

Foto : Nindya Farhah/GPriority