Situs web berpengaruh Indonesia seperti republika.co.id, minanews.net, akurat.co.id, telusur.co.id, gpriority.co.id, dan lain-lain seperti diutarakan Hikmet Hajiyev, Kepala Departemen Kebijakan Luar Negeri Administrasi Kepresidenan dalam akun twitternya pada 5 Oktober 2020 memberitakan mengenai penyerangan Armenia terhadap warga sipil Azerbaijan di Kota Industri dan energi Mingachevir.
Bahkan ucapan dari Himet Hajiyev seperti “Angkatan bersenjata Armenia melancarkan serangan rudal ke kota industri Mingachevir di Azerbaijan. Ada waduk dan pembangkit listrik utama di Mingachevir. Ekspresi barbar keputusasaan. ” dijadikan judul tulisan dan kutipan oleh situs tersebut.
Selain membicarakan mengenai media online di Indonesia yang memuat penyerangan Armenia terhadap warga sipil Azerbaijan, Himet Hajiyev juga mengatakan bahwa sejak 27 September angkatan bersenjata Armenia telah memprovokasi perbatasan Azerbaijan dengan menembakkan senjata dan sistem rudal kaliber besar, dan Azerbaijan menanggapi serangan Armenia dengan bermartabat.
Presiden Ilham Aliyev membenarkan ucapan Himet Hajiyev. Bahkan dalam pidatonya pasca penyerangan, Presiden Ilham Aliyev mengatakan bahwa Azerbaijan siap untuk melakukan perdamaian dengan Armenia. Syaratnya harus ada penarikan angkatan bersenjata Armenia dari semua tanah Azerbaijan yang diduduki. Pada saat yang sama, Presiden Ilham Aliyev mengatakan bahwa Armenia juga harus mendeklarasikan Nagorno-Karabakh sebagai wilayah Azerbaijan dan meminta maaf kepada rakyat Azerbaijan atas tindakan keji yang mereka lakukan selama ini termasuk penyerangan di Mingachevir.(Hs)
