Membangun Penguatan Budaya Literasi Media pada Dunia Pendidikan

Jakarta, GPriority.co.idLiterasi media merupakan kemampuan untuk mengetahui, menganalisis, dan dekonstruksi citra media. Kemampuan menjadikan khalayak sebagai konsumen media massa seperti kebanyakan orang dapat mengetahui cara menggunakan media massa dan media sosial. 

Bagaimana media massa mengkonstruksi setiap informasi atau konten media untuk memengaruhi khalayak. Literasi media mengajarkan masyarakat untuk memilih konten media yang benar atau tidak benar atau hoax, salah satunya pengetahuan literasi media dalam dunia pendidikan.

Melihat pentingnya hal di atas, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya di SMK Triguna Utama Syarif Hidayatullah. Kegiatan yang bertema ‘Penguatan Literasi Media Sebagai Strategi Meningkatkan Kesadaran Digital dalam Berkomunikasi Siswa’ diikuti oleh 45 siswa. 

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Nabila Sekar mengatakan perkembangan pesat teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam cara berkomunikasi, terutama kalangan remaja. Siswa SMA/SMK, sebagai pengguna aktif media digital, seringkali terpapar pada informasi yang tidak selalu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan cara yang efektif dan etis di dunia maya. 

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan strategi literasi media yang dapat meningkatkan kesadaran digital dan keterampilan komunikasi interpersonal siswa. Program literasi media ini dirancang untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang cara menyaring informasi yang diterima, serta mengembangkan keterampilan komunikasi yang efektif di dunia digital,” ujar Nabila dalam keterangan resmi, Kamis (24/4).

Menurutnya strategi yang diajukan meliputi pelatihan mengenai etika digital, penggunaan media sosial yang bijak, dan pengembangan kemampuan berkomunikasi yang baik secara langsung maupun melalui platform digital. Diharapkan, melalui program ini, siswa dapat menjadi individu yang lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi dan lebih terampil dalam membangun hubungan secara sehat di dunia digital. 

“Kegiatan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen untuk mengevaluasi efektivitas program literasi media terhadap peningkatan kesadaran digital dan keterampilan komunikasi interpersonal siswa,” ucapnya.

Dalam pelaksanaannya para siswa SMK Triguna Utama Syarif Hidayatullah diajak melakukan berbagai kegiatan edukatif seperti pelatihan interaktif, simulasi, dan pembuatan konten kreatif, siswa tidak hanya menjadi konsumen informasi yang pasif, melainkan mampu berkontribusi dalam menciptakan lingkungan digital yang lebih positif dan produktif. Maka demikian, program ini tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga mendorong terciptanya budaya literasi media yang lebih luas di lingkungan sekolah dan masyarakat, khususnya SMK Triguna Utama Syarif Hidayatullah.

Adapun metode pelatihan mencakup pendekatan partisipatif dan edukatif SMK Triguna Utama UIN Syarif Hidayatullah. Pelatihan ini diharapkan siswa tidak hanya memperoleh wawasan yang lebih luas tentang literasi media digital, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan yang mereka peroleh dalam kehidupan sehari-hari. 

“Program ini juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat dan produktif di sekolah maupun masyarakat secara lebih luas,” ucapnya.

Maka itu pengetahuan literasi media harus disebarluaskan kepada masyarakat di dunia pendidikan.