Mendag Zulkifli Hasan: Satukan Visi dan Persepsi Menuju Pasar International

Penulis : Sifra R | Editor : Lina F | Foto : Sifra

Jakarta, GPriority – Menteri Perdagangan, Zulkifli melakukan pertemuan dengan Asosiasi, Pelaku Usaha, serta Petani Komoditas Kelapa dan Lada.

“Ya ini sekarang kita ada agenda dengan eksekutif direktur yang menangani kelapa dan satu lagi eksekutif direktur yang menangani lada,” ucap Menteri Perdagangan, Dr. H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., pada rekan media.

Pertemuan yang berlangsung di Sekretariat International Coconut Community (ICC) dan International Pepper Community (IPC) di Gedung Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Jakarta, Rabu (12/04) merupakan salah satu langkah mewujudkan keunggulan dari Indonesia yang sudah ada sejak lama yaitu kelapa dan lada.

Mendag menyampaikan, pemerintah terus memperkuat kemitraan dengan organisasi komoditas lada dan kelapa internasional. Hal itu diwujudkan Kementerian Perdagangan dengan memperkuat kemitraan dengan International Coconut Community (ICC) dan International Pepper Community (IPC).

Mendag menambahkan, upaya memperkuat kemitraan dengan organisasi lada dan kelapa internasional bermanfaat untuk semakin mempererat koordinasi sinergis antarpemangku kepentingan, baik di tingkal lokal maupun global.

Sebagai produsen kelapa dan lada terbesar kedua di dunia pada 2022, Indonesia mengekspor kelapa dan produk turunannya senilai USD 1,76 miliar dengan volume sebesar 2,06 juta ton. Sementara itu, untuk lada, total nilai ekspor mencapai USD 148 juta dengan volume 29,6 juta kilogram.

Dalam kesempatan tersebut, Mendag didampingi Sekretaris Jenderal Kemendag, Suhanto; Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Djatmiko Bris Witjaksono; dan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Didid Noordiatmoko.