Jakarta, GPriority.co.id – Menyikapi kenaikan harga bahan pokok jelang Ramadhan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, meminta warga untuk menanam cabai di rumah.
Seperti dilansir dari ANTARA, ajakan tersebut diserukan Mendagri Tito seraya menekankan jika cabai merupakan tanaman yang mudah ditanam dan cepat dipanen. Disisi lain, ketergantungan pada daerah surplus juga masih tinggi.
“Karena (cabai) tanaman yang mudah ditanam, mudah juga dipanen, cepat dipanen. Cuma (tidak sedikit daerah) yang ketergantungannya sangat tinggi kepada daerah-daerah yang surplus,” ungkap Mendagri Tito.
Berdasarkan data terbaru dari BPS, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga pada minggu kedua Februari 2025, termasuk cabai merah di 196 kabupaten/kota di Indonesia. Sementara untuk minyak goreng juga mengalami kenaikan di 166 kabupaten/kota, dan gula pasir di 148 kabupaten/kota.
Mendagri Tito menegaskan, ia akan melaporkan hasil Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah kepada Presiden Prabowo, agar nantinya mendapat arahan lebih lanjut. Adapun langkah tersebut diharapkan mampu membantu meredam inflasi, serta memastikan ketersediaan bahan pokok di seluruh daerah di Indonesia.
Berapa Lama Waktu Menanam Cabai?

Dilansir dari berbagai sumber, durasi menanam cabai mulai dari penyemaian biji hingga panen, berkisar antara 70-90 hari. Namun perlu diingat, jika waktu tanam cabai ini dapat berbeda-beda, tergantung pada varietas, kondisi tanah, ketinggian tempat, serta iklim.
Berdasarkan hal tersebut, nampaknya realisasi menanam cabai di rumah sendiri akan sulit mengingat Puasa Ramadhan 2025 tinggal menghitung hari.
Hari pertama Puasa Ramadhan 2025 sendiri ditetapkan jatuh pada 1 Maret 2025 mendatang. Di tahun ini Ramadhan akan berlangsung selama 30 hari genap.
Foto : Dok. ANTARA
