Vihara Budhi Bhakti Batam atau yang sering juga disebut Tua Pek Kong Bio atau Pekong Windsor terletak di Jalan Pembangunan, Batam, Kepulauan Riau. Merupakan salah satu vihara yang ramai dikunjungi oleh umat Tionghoa pemeluk agama Budha dan Konghucu untuk beribadah. Tak hanya warga lokal, bahkan banyak juga warga asing yang berasal dari Singapura.
Begitu memasuki vihara, pengunjung akan disambut dengan tampilan arsitektur bangunan bergaya China lengkap dengan interior lampion-lampion merah yang menggantung di langit langit serta unsur warna merah mencolok yang menyerupai sebuah klenteng.
“Budhi Bhakti Batam dalam bahasa Mandarin disebut juga Da Bei Fo Tang, aslinya adalah sebuah vihara, meski begitu banyak yang salah kaprah. Tak sedikit yang mengira Budhi Bakti Batam adalah sebuah klenteng,” ujar Hartono, Pengurus Vihara Budhi Bhakti Batam.
Beranjak ke sisi samping vihara, terdapat taman kecil. Di halaman taman, pengunjung dapat menikmati pemandangan lukisan yang menggambarkan adegan-adegan dari cerita legendaris Tionghoa. Terdapat pula replika Laksamana Ceng Ho beserta kapalnya, Patung Budha dan Konghucu, dan banyak lagi. Selain itu, ada pula kolam ikan dan kura-kura.
Berbagai kegiatan rutin diselenggarakan pihak vihara. Seperti kebaktian umum dan sekolah minggu. Biasanya vihara ramai dikunjungi saat akhir pekan. Bagi wisatawan yang berkunjung, sangat cocok untuk berforo dengan latar belakang suasana khas etnis Tionghoa tradisional. (VIA)
