Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Editor: Lina F | Foto: Kemenparekraf
Jakarta, Gpriority.co.id – Dalam rangka mendorong sektor perekonomian kreatif, Kemenparekraf dorong pelaku ekonomi kreatif yang ada di Surakarta, Jawa Tengah, pada Jumat (15/9).
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat menjadi narasumber “Pelatihan Marketing dan Branding Pelaku Industri Parekraf Solo, di Hetero Space Solo, Jawa Tengah, melihat sudah saatnya pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif memperluas jenis usahanya. Yang sebelumnya banyak di bidang kuliner, kriya, dan fesyen.
Hal itu karena permintaan terhadap produk body care yang menempati posisi kedua sebagai produk yang sangat dibutuhkan masyarakat, setelah produk kuliner. Selain itu juga menyusul produk kesehatan utamanya yang khas dan trasidisional seperti jamu.
“Jadi menurut saya UMKM kita sudah harus mulai melebar. Dari tadinya keripik, kerupuk, maupun produk kuliner yang memang sudah biasa dan harus kita tingkatkan. Tapi juga kita harus masukkan produk-produk yang kita pakai setiap hari. Karena kita harus menjadi pemain,” kata Menparekraf Sandiaga, lewat keterangan Kemenparekraf.
Jika sudah mampu membidik produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, Menparekraf Sandiaga juga mendorong agar para pelaku parekraf dapat mengoptimalkan platform digital yang saat ini berkembang sebagai sarana promosi serta memperluas jangkauan pasar.
“Kita melihat bagaimana ternyata promosi melalui digital bisa meningkatkan penjualan sampai 35 persen dan bisa membuka peluang usaha sehingga mampu menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru di tahun 2024,” ujarnya.
Agar produk semakin luas, lanjut Sandiaga, pemanfaatan digital marketing juga bisa menjadi solusi guna mempromosikan serta menaikkan citra branding produk.
“Digital marketing bisa menjadi solusi kalau kita bisa melakukan branding dengan baik pula,” ujarnya.
