Menparekraf Dorong Percepatan Digitalisasi Pelaku Ekraf


Jakarta,Gpriority-Meskipun pemerintah pusat tengah melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, industri ekonomi kreatif tetap harus berjalan. Salah satu caranya. dengan mendorong percepatan transformasi digitalisasi pelaku ekonomi kreatif.

Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam siaran persnya pada Minggu pagi (4/7/2021), cara inilah yang tengah dilakukan Kemenparekraf sehingga dapat menyelamatkan perekonomian di tengah Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021 di Jawa dan Bali.

“Varian Delta Covid-19 ini menyebar dengan sangat cepat. Jadi meskipun kita sudah disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 juga tidak menutup kemungkinan untuk kena. Jadi saya apresiasi para influencer yang menghimbau pengikutnya untuk tidak keluar rumah untuk hal-hal yang tidak penting,” ujar Sandiaga Uno.

Lebih lanjut dikatakan Sandiaga Uno, PPKM Darurat ini merubah rencana-rencana yang sudah disusun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.”Rencana tersebut akan menyesuaikan dengan sand box. Di mana kita siapkan kebijakannya secara dinamis. Harus mampu untuk menjawab dengan singkat kenaikan kasus positif Covid-19 di sejumlah wilayah,” tutur Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno menegaskan pada PPKM Darurat ini semua pusat pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Jawa dan Bali tutup. Selain itu wilayah lain yang di luar Jawa dan Bali menyesuaikan dengan kondisi masing-masing sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

“Dalam pertemuan secara daring dengan 3-4 ribu pelaku kuliner dan ekonomi kreatif kita sudah menchalange mereka dapat membantu pemerintah untuk melakukan digitalisasi ke target 10 juta orang,” ungkap Sandiaga Uno.

“Bantuan untuk pelaku ekonomi kreatif ini harus dipercepat.Dana hibah pariwisata, bantuan insentif pemerintah, bantuan sosial, bantuan likuiditas untuk restrukturisasi kewajibannya terhadap perbankan sehingga mereka tidak mengalami situasi kerusakan permanen,” tandas Sandiaga Uno. [Hs.Foto.dok.Kombik Kemenparekraf)

Related posts