Momen Idul Adha Berpotensi Menjadi Titik Penyebaran Virus Covid-19

Jakarta, Gpriority-Tidak lama lagi umat muslim di seluruh dunia termasuk Indonesia akan merayakan idul adha. Momen ini sendiri mendapat perhatian khusus dari Satgas Covid-19 dikarenakan bisa terjadi penambahan kasus.

Agar hal tersebut tidak terjadi, Satgas Covid-19 seperti diutarakan Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi dalam siaran persnya secara virtual pada Rabu Sore (23/6/2021) menghimbau agar shalat idul adha bagi warga yang berada di zona merah dilaksanakan di rumah masing-masing seperti himbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI).” Namun untuk yang berada di zona orange, kuning dan hijau dipersilahkan melaksanakan shalatnya di Masjid atau lapangan dengan protokol kesehatan yang ketat,” jelas Sonny.

Sonny dalam siaran persnya juga mengatakan bahwa masyarakat harus memperhatikan beberapa momen agar tidak terjadi penularan Covid-19.” Ada beberapa momen yang harus diperhatikan pada saat idul adha,” ucap Sonny.

Adapun momen yang dimaksud adalah, yang pertama interaksi warga saat melihat hewan ternak. Biasanya warga saat melihat hewan ternak selalu berdesak-desakan dan berkerumun.Hal inilah yang dapat memicu Klaster baru. ” Agar tidak terjadi, sebaiknya momen ini untuk sementara harus dihindari,” kata Sonny.

Kedua,momen penyembelihan hewan kurban. Untuk yang ke-2 ini usahakan agar menerapkan protokol kesehatan dan melarang warga untuk melihatnya.

Ketiga,Peralatan terkait yang digunakan bersama, seperti alat potong dan alat timbang. Keempat,kontak fisik saat melakukan distribusi daging ke warga.Kelima interaksi antar petugas di lapangan.Dan terakhir pengemasan daging kurban sehingga terhindar dari kontaminasi virus.

” Saya berharap enam momen tersebut diperhatikan dengan benar, sehingga penambahan kasus tidak terjadi usai pelaksanaan Idul Adha,” tutup Sonny.(Hs)

Related posts