Morowali, GPriority.co.id – Pemerintah Kabupaten Morowali menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terkait pemberian insentif bagi guru Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Morowali.
Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, dan Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Morowali di Alun-alun Rumah Jabatan Bupati, Jumat (5/12).
Bupati Iksan menyampaikan bahwa insentif tersebut akan mulai diberikan pada Januari 2026.
“Januari sudah berjalan, Pak. Karena kita sudah selesai pembahasan, kan tidak mungkin ini, tapi kita sudah tetapkan di 2026, insya Allah, kita semua sudah lakukan,” ucap Iksan kepada wartawan.
Terkait besaran insentif, Iksan menjelaskan bahwa nilainya akan menyesuaikan dengan perkembangan keuangan daerah. Untuk tahap awal, insentif ditetapkan sebesar Rp250.000, namun tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut meningkat di kemudian hari.
“Tidak menutup kemungkinan juga nanti 1 juta, kalau setelah 3 tahun ke depan, 2 tahun ke depan. Artinya kita berpikir sejahtera. SMA ini adalah juga warga Morowali kok,” tuturnya.
Iksan menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan semata karena Morowali memiliki sumber daya alam yang melimpah, tetapi merupakan bentuk inovasi pemimpin daerah.
“Jadi bukan karena persoalan daerah ini kaya, bukan. Persoalan pemimpinnya bisa berinovasi. Dan masyarakatnya mendukung kuat. Kalau uang boleh orang punya banyak. Tapi kalau tidak berinovasi dan tidak bekerja sama, pasti itu tidak tercapek apa yang kita lihat,” tegas Iksan.
