Jakarta, GPriority.co.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengimbau masyarakat yang akan mudik Lebaran 2026 menggunakan kereta api agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, terutama karena masih berada pada musim hujan.
Hal itu disampaikan oleh Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.
“Jadi untuk antisipasi selama musim hujan, kita bekerja sama dengan BMKG, untuk mendapatkan informasi prakiraan cuaca sehingga kita bisa mengantisipasi secara operasional ataupun untuk pelayanannya,” kata Franoto kepada wartawan, Senin (9/3).
Dia menambahkan, untuk mengantisipasi potensi gangguan akibat cuaca, KAI bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna memperoleh informasi prakiraan cuaca secara berkala.
Informasi tersebut digunakan sebagai dasar antisipasi baik dari sisi operasional perjalanan kereta maupun pelayanan kepada penumpang.
Franoto juga mengingatkan penumpang yang telah memiliki tiket pada masa Angkutan Lebaran agar memperhitungkan waktu perjalanan dari rumah menuju stasiun. Hal ini penting mengingat kemungkinan hujan dan kepadatan lalu lintas yang dapat menyebabkan keterlambatan sehingga berpotensi membuat penumpang tertinggal kereta.
Selain itu, penumpang diimbau untuk tidak membawa barang bawaan secara berlebihan. Sesuai ketentuan KAI, bagasi yang diperbolehkan memiliki dimensi maksimal 70 x 48 x 30 sentimeter dengan berat maksimal 20 kilogram.
“Dan satu lagi juga kami mengimbau untuk tidak membawa barang bawaan berlebihan ya, sesuai ketentuan yang berlaku bahwa bagasi yang diizinkan itu dimensinya 70 x 48 x 30 sentimeter atau dengan berat maksimal 20 kilogram,” ucap dia.
Sementara itu, Franoto menyampaikan penjualan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah PT KAI Daop 1 Jakarta telah mencapai 59 persen dari total kapasitas yang disediakan.
“Jadi hari ini, update hari ini ya, sudah dipesan oleh masyarakat, oleh penumpang, sebanyak 633.000 lebih tiket ya. Ini merupakan 59% dari total kapasitas tempat duduk yang kami sediakan. Jadi masih terdapat cukup banyak tiket selama masa Angkutan Lebaran ini, 400.000 lebih tiket masih tersedia,” jelasnya.
Ia mengimbau masyarakat yang berencana bepergian saat Angkutan Lebaran untuk segera merencanakan perjalanan dan memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal penjualan resmi yang bekerja sama dengan KAI.
Franoto menambahkan, tanggal keberangkatan dengan jumlah penumpang tertinggi sementara tercatat pada 18 Maret 2026. Pada tanggal tersebut diperkirakan lebih dari 49.000 penumpang akan berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta menuju berbagai kota di Pulau Jawa.
Beberapa kota tujuan favorit penumpang di antaranya Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Purwokerto, dan Jember.
