Nikmatnya Manfaat Berzakat: Tentram Bagi Muzakki dan Bahagia untuk Mustahik

Jakarta, GPriority.co.id – Zakat merupakan pilar penting dalam Islam, diwajibkan bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat, sebagai pelaksanaan perintah Allah SWT. Syariat zakat bertujuan membantu sesama Muslim yang membutuhkan, menciptakan solidaritas, dan memberikan bantuan saling-membantu.

Kedudukan zakat dalam Islam sangat mulia, menjalankannya membawa keuntungan dan manfaat dalam memenuhi kewajiban zakat. Dalam agama Islam, sangat dianjurkan bagi seorang Muslim untuk menunaikan bantuan kepada sesama Muslim yang sedang mengalami kesulitan, salah satunya dengan melalui kewajiban berzakat.

Fungsi zakat juga telah dijelaskan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an, sehingga diyakini dengan kuat oleh seluruh hambanya. Kewajiban membayar zakat fitrah mencerminkan iman seseorang kepada Tuhannya. Zakat memiliki makna untuk menyucikan jiwa seorang Muslim dari sifat kikir, serta mengajarkan umat Islam untuk memiliki rasa kepedulian, keinginan memberi, dan berinfak kepada sesama yang membutuhkan.

Melalui berzakat, umat Islam diingatkan bahwa harta yang dimilikinya bukanlah kepunyaan pribadi, dan setiap harta di dunia akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah SWT di Akhirat nanti.

Dengan artikel ini, GPriority.co.id akan mengulas tentang pentingnya berzakat, manfaat berzakat, serta keberkahan yang di dapat. Harapannya, semoga seluruh umat Islam mendapatkan Inspirasi dan semangat yang lebih besar dalam melaksanakan amalan ini. Simak penjelasannya!

Manfaat membayar zakat akan mendapatkan keuntungan sebesar 2,5 persen dari total harta yang dimilikinya. Keuntungan dan manfaat berzakat tidak hanya bersifat spiritual, melainkan juga berdampak positif secara sosial. Begitu pula dengan manfaat dan keuntungan dari membayar zakat.

1. Menyempurnakan Iman

Iman seorang Muslim sering mengalami fluktuasi, kadang sangat kokoh dalam ketaatan dan terkadang terlalai. Rendahnya iman bisa disebabkan oleh beragam faktor, seperti dipengaruhi hawa nafsu, pergaulan yang kurang tepat, kelalaian dalam beribadah, kurangnya rasa syukur, dan sebab-sebab lainnya.

Ada banyak arus negatif yang perlu dihindari agar tetap berada pada jalan yang lurus dan diridhoi oleh Allah SWT. Membayar zakat merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesempurnaan iman. Tindakan ini merupakan salah satu fondasi utama dalam agama Islam yang perlu diperkuat agar keimanan tetap teguh.

Rasulullah SAW bersabda, “Salah seorang di antara kalian tidaklah beriman (dengan iman sempurna) sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari: 13).

2. Bentuk Ketaatan Kepada Allah SWT

Pada era saat ini, banyak individu yang menganggap uang sebagai sesuatu yang patut dihormati hingga seolah-olah layak untuk dijadikan objek penyembahan. Tidak jarang, orang rela melakukan berbagai tindakan, seperti korupsi, pencurian, perampokan, dan lainnya, demi memperoleh sejumlah uang yang besar.

Selain menggunakan metode kriminal untuk mencari uang, seringkali manusia kehilangan kontrol diri ketika dihadapkan dengan aspek finansial. Mereka dengan rela bekerja tanpa henti, siang dan malam, demi mengejar hal-hal yang bersifat.

Inilah tempat diuji tingkat keimanan dan ketaatan manusia. Dengan memenuhi kewajiban membayar zakat, ketaatan seorang Muslim kepada Allah akan semakin bertambah. Kewajiban ini tidak boleh diabaikan agar tidak menimbulkan kemarahan dari-Nya.

3. Membersihkan Kesucian Diri

Zakat juga berperan dalam mengurangi sifat rakus, boros, dan berbagai perilaku negatif terkait dengan harta, sehingga dapat membersihkan diri. Selain itu, membayar zakat akan membentuk kebiasaan untuk memberikan bantuan kepada orang lain tanpa mengharapkan imbalan.

4. Menguatkan Iman Penerima Zakat

Kelompok yang memenuhi syarat untuk menerima zakat termasuk muallaf, yaitu individu yang baru memeluk Islam. Tidak dapat disangkal bahwa beradaptasi dengan kepercayaan baru merupakan tantangan yang berat, membutuhkan kesabaran yang besar untuk menghadapi ujian.

Agar keimanan para muallaf tetap kokoh, pemberian zakat kepada mereka akan membuat mereka menyadari bahwa ada banyak umat Islam yang selalu siap membantu dan memberikan dukungan.

5. Mengukuhkan Hubungan Kekeluargaan

Selain itu, fungsi zakat adalah untuk memperkuat hubungan kekeluargaan di antara sesama umat muslim. Melalui pemberian zakat, batas antara kekayaan dan kemiskinan akan semakin terkikis.

Dengan demikian, prasangka dan rasa iri terhadap sesama dapat menghilang karena setiap pihak memiliki kesadaran untuk saling membantu. Akhirnya, terbentuklah hubungan kekeluargaan dan saling menghargai di antara mereka.

6. Mengurangi Beban Ekonomi

Salah satu manfaat zakat bagi para penerima adalah sebagai bentuk bantuan yang dapat mengurangi tekanan ekonomi. Dengan adanya zakat, masyarakat fakir dan miskin akan memiliki sumber daya keuangan atau persediaan makanan untuk beberapa hari ke depan.

Demikianlah penjelasan singkat dari GPriority.co.id tentang pentingnya berzakat, manfaat berzakat, serta keberkahan yang di dapat. Mengingat zakat merupakan salah satu kewajiban dalam Islam yang harus dipegang teguh, sebagai individu beriman. Semoga bermanfaat!

Foto: BAZNAS INDONESIA