Pasca Banjir & Longsor di Aceh-Sumatra, Kapolri Bentuk Tim Satgas Khusus Terkait Perambahan Hutan

Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo usai meninjau posko pengungsian di Aceh Tamiang, Kamis (11/12). Foto: Zulfitra Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo usai meninjau posko pengungsian di Aceh Tamiang, Kamis (11/12). Foto: Zulfitra

Aceh, GPriority.co.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku telah membentuk tim Satgas investigasi penyebab banjir dan longsor yang terjadi di Aceh-Sumatera.

Pernyataan itu disampaikan Kapolri ketika melakukan kunjungan ke Posko Pengungsian di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Kamis, (11/12).

Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, kata Sigit, pihaknya telah membentuk Satgas. Ia juga menyebut saat ini pihaknya telah mendapatkan tersangka untuk di daerah Tapanuli Selatan terkait dugaan perambahan hutan.

“kita sudah menaikkan (status) sidik. Tersangka juga sudah kita temukan, kemudian juga untuk wilayah yang lain,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Lebih jauh Kapolri menyebut, banjir yang terjadi di beberapa daerah saat ini tidak menutup kemungkinan akibat terjadinya pembabatan hutan secara liar.

Untuk itu, ia meminta seluruh anggotanya untuk segera bekerja dan menyelesaikan terkait hal tersebut.

“Kita minta tim untuk secepatnya bekerja dan segera mempublis ke masyarakat luas hasilnya,” ujarnya.

“Dan saat ini tim sedang turun melakukan investigasi,” imbuhnya.