Jakarta,GPriority.co.id – Program Global Eco Industrial Parks Programme – Indonesia (GEIPP-lndonesia) resmi dibentuk oleh Kemenperin dan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) serta Swiss State Secretariat for Economic Affairs (SECO) pada tahun 2020.
Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan produktivitas sumber daya, kinerja ekonomi, lingkungan, sosial dan bisnis. Melalui program ini pula Kemenperin berencana untuk mempercepat pembangunan kawasan industri berwawasan lingkungan.
“Kemenperin terus berupaya melakukan peningkatan keberadaan kawasan industri, terutama dalam menjamin keberlanjutan dari kegiatan industri melalui langkah-langkah integrasi aspek sosial, ekonomi, dan kualitas lingkungan,” kata Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita, Senin (12/12).
Agus menambahkan, saat ini terdapat tiga kawasan industri yang menjadi pilot project implementasi GEIPP-lndonesia, yaitu Kawasan Industri MM2100, Kawasan Industri Batamindo, dan Karawang Internasional Industrial City (KIIC).
Ketiga kawasan industri tersebut didorong untuk meningkatkan capacity building dengan menerapkan Eco Industrial Park (EIP) seperti pengelolaan limbah, efisiensi penggunaan energi dan air, implementasi energi bersih dan terbarukan, serta simbiosis industri dalam pemakaian bahan baku dan hasil samping.
“Kemajuan Indonesia terkait transformasi menuju EIP dalam kurun waktu dua tahun ini terbilang cukup pesat. Dari hasil assessment, ketiga kawasan industri yang menjadi pilot project menunjukkan kenaikan performa hingga 10 persen,” ungkap Agus.
Agus menilai penerapan EIP dikawasan industri memiliki manfaat yang besar. Di sisi lain, terdapat isu lintas sektor terkait pembangunan EIP yang membutuhkan dukungan dan sinergi dari kementerian, terutama terkait bidang lingkungan, sosial, ekonomi dan manajemen kawasan. (Hn.Kemenperin)
