Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berkomitmen menghadirkan 364 titik layanan akses internet bagi masyarakat di Provinsi Sulawesi Barat. Upaya ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas digital dan mengurangi kesenjangan akses internet di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Wamenkomdigi, Nezar Patria, menyampaikan bahwa pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus berkolaborasi dalam mewujudkan inklusivitas digital, terutama di lokasi-lokasi yang masih tergolong blank spot atau belum terjangkau layanan internet.
“Saya bisa pastikan bahwa komitmen pemerintah pusat untuk inklusivitas ini cukup besar. Nanti bisa disampaikan kepada kita titiknya di mana saja yang menjadi blank spot, dan kita coba usahakan untuk bisa dipenuhi,” ujar Nezar dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (17/6).
Nezar menjelaskan bahwa pembangunan akses digital dilakukan melalui pembangunan Base Transceiver Station (BTS) dan pemanfaatan Satelit Republik Indonesia-1 (SATRIA-1), yang dikhususkan untuk lokasi-lokasi yang memenuhi kriteria kebutuhan layanan internet.
Program ini dilaksanakan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) di bawah naungan Komdigi, dengan fokus pada empat sektor prioritas di daerah 3T, yakni pendidikan, kesehatan, layanan pemerintahan, serta pertahanan dan keamanan.
Nezar menekankan pentingnya pemerataan akses internet agar masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Barat memperoleh manfaat dari konektivitas digital, yang diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup.
“Mengingat pentingnya pemerataan akses internet khususnya di empat sektor prioritas ini, Komdigi terus berkomitmen untuk menjamin pemerataan infrastruktur digital di seluruh Indonesia melalui program BTS hingga perluasan jaringan Palapa Ring,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Komdigi sangat terbuka terhadap laporan dan permintaan dari masyarakat terkait wilayah-wilayah yang masih menjadi blank spot, guna memastikan setiap daerah mendapatkan perhatian dalam pembangunan konektivitas.
Dengan inisiatif ini, pemerintah berharap kesenjangan digital dapat dikurangi dan akses informasi menjadi lebih merata di seluruh Indonesia.
Foto:iStockphoto
