Pemerintah Targetkan Tambah 31.859 Unit SPKLU di 2030

Pemerintah Tambah 31.859 Unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di 2030 Pemerintah Tambah 31.859 Unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di 2030

Jakarta, GPriority.co.id – Penggunaan kendaraan listrik di Indonesia saat ini kian menjamur. Baik motor maupun mobil, saat ini kita dapat dengan mudah untuk menemukannya di jalan raya.

Dengan berlandaskan hal tersebut, pemerintah Indonesia pun akan menambah puluhan unit stasiun pengisian kendaraan listrik, untuk memudahkan para penggunanya.

Lebih lanjut, pemerintah Indonesia telah menetapkan target ambisius untuk memiliki 2 juta mobil listrik dan 13 juta sepeda motor listrik di jalan raya pada tahun 2030.

Pemerintah Indonesia juga berencana untuk meningkatkan jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) menjadi 31.859 unit di seluruh negeri untuk mendukung tujuan ini.

Dilansir dari Antara pada Jumat (17/1), perluasan ini bertujuan untuk memfasilitasi adopsi kendaraan listrik dan berkontribusi pada penghematan energi dan pengurangan emisi.

Selain memperluas infrastruktur SPKLU, pemerintah Indonesia juga menerapkan kebijakan untuk membuat kendaraan listrik lebih mudah diakses dan terjangkau.

Dalam hal ini termasuk memberikan subsidi untuk sepeda motor listrik dan menawarkan insentif pajak untuk mobil listrik.

Pemerintah juga berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mengembangkan ekosistem yang komprehensif untuk kendaraan listrik, yang mencakup manufaktur, infrastruktur, dan adopsi konsumen.

Berapa Jumlah SPKLU Di Indonesia Saat Ini?

Sebagai informasi, dilansir dari Databoks, hingga April 2024 kemarin, tersedia sebanyak 1.380 unit SPKLU di Indonesia, dan tersebar di 956 lokasi di seluruh Indonesia.

Di Indonesia, SPKLU dikelola oleh berbagai pihak. Diantaranya PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Perusahaan swasta, Perusahaan mitra, Instalasi privat di lokasi publik, serta charging station kendaraan umum. 

Di tahun 2025 ini, PLN menargetkan untuk menambah 4.300 unit SPKLU di seluruh Indonesia.

Penargetan ini didasarkan pada rencana PLN untuk menambah 1.100 SPKLU baru di tahun 2025, ditambah dengan jumlah SPKLU yang sudah tersedia sebelumnya.

Starvo, Casion, Shell Recharge, Medco, dan Astra Otopower, merupakan beberapa perusahaan yang membangun SPKLU di Indonesia.

Foto : ANTARA