Pemkab Samosir Bersama Kementerian PUPR Menata Kawasan Hunian

Jakarta,Gpriority-Hunian merupakan salah satu sektor yang mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat di tengah Covid-19. Sebab hunian bisa menjadi tempat yang nyaman dari paparan Covid-19.

Berbekal alasan ini pulalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam hal penataan hunian di Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Adanya hunian yang layak huni diharapkan dapat mendorong daerah tersebut menjadi lebih tertata dan juga meningkatkan perekonomian bagi masyarakat sekitar yang terdampak pandemi Covid -19.

“Kami siap menata rumah-rumah tidak layak huni menjadi lebih layak di Kabupaten Samosir,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid saat menerima kunjungan serta audiensi Bupati Samosir Vandiko T. Gultom di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (24/6/2021).

Khalawi menerangkan, salah satu bentuk bantuan pemerintah untuk penataan hunian masyarakat adalah melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya. Melalui kegiatan yang lebih dikenal dengan istilah bedah rumah secara swadaya, masyarakat nantinya akan dibentuk kelompok-kelompok untuk melaksanakan pembangunan secara gotong royong.

“Program BSPS atau edah rumah merupakan salah satu program unggulan perumahan yang di dorong oleh Kementerian PUPR untuk meningkatkan jumlah rumah layak huni serta kesejahteraan masyarakat di Indonesia,” terangnya.

Menurut Khalawi, di masa pandemi ini masih banyak daerah yang mengalami masalah seperti pengentasan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Untuk itu pihaknya juga siap membantu Pemda mengentaskan RTLH sekaligus mendorong pariwisata daerah melalui Program Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta).

“Pelaksanaan Sarhunta salah satunya dilaksanakan di Kabupaten Samosir. Kami siap membantu Pemerintah Kabupaten Samosir yang ingin mengentaskan masalah rumah tidak layak huni di daerah,” terangnya.

Sesuai data yang dimiliki Ditjen Perumahan, lokasi pelaksanaan peningkatan kualitas rumah swadaya sebagai bagian dukungan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Kabupaten Samosir tersebar di tiga kecamatan diantaranya Kecamatan Panguruan (104 unit) , Kecamatan Simanindo (194 unit), Kecamatan Sianjur Mula-Mula (12 unit). Total rumah yang mendapatkan bantuan Sarhunta sebanyak 310 unit dengan rincian 303 unit homestay dan tujuh unit usaha lainnya.

Sedangkan untuk lokasi peningkatan kualitas Rumah Koridor di Kabupaten Samosir tersebar di 38 Desa yang berada di 6 Kecamatan diantaranya Kecamatan Simanindo (36 unit), Kecamatan Pangururan (43 unit), Kecamatan Sianjur Mula-Mula (1 unit), Kecamatan Palipi (28 unit) Kecamatan Nainggolan (6 unit), Kecamatan Onan Rungu (8 unit) dengan jumlah total 122 unit.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyatakan, keterbatasan APBD daerah membuat pihaknya membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan infrastruktur dan perumahan.

“Kami berterimakasih atas bantuan perumahan dari Kementerian PUPR. Ke depan kami juga berharap Kementerian PUPR bisa mengalokasikan bantuan rumah susun untuk masyarakat di Kabupaten Samosir,” harapnya. (Hs.Foto dok.Bagian Hukum dan Kombik Ditjen Perumahan Kementerian PUPR)

Related posts