Jakarta, GPriority.co.id – Osteoarthritis merupakan salah satu bentuk radang sendi paling umum yang terjadi akibat kerusakan tulang rawan (kartilago) di persendian. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai Osteoarthritis dan sering menyerang lutut, pinggul, tangan, serta tulang belakang. Penyakit ini umumnya dialami oleh orang lanjut usia, tetapi juga dapat terjadi pada usia muda akibat cedera atau faktor risiko tertentu.
Dilansir dari WHO dan Mayo Clinic, Osteoarthritis terjadi ketika tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan sendi mulai menipis. Akibatnya, tulang akan saling bergesekan dan menimbulkan rasa nyeri. Beberapa faktor risiko meliputi penuaan, obesitas, cedera sendi, serta aktivitas berulang yang memberi tekanan berlebih pada sendi.
Gejala umum yang dirasakan penderita Osteoarthritis antara lain nyeri sendi saat bergerak, kekakuan terutama di pagi hari, pembengkakan di area sendi, penurunan fleksibilitas, hingga terdengar bunyi “krek” saat sendi digerakkan.
Meski Osteoarthritis tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, namun gejalanya bisa dikendalikan dengan pengobatan dan perubahan gaya hidup, termasuk olahraga yang tepat.
Bagi penderita Osteoarthritis, olahraga justru sangat dianjurkan karena membantu menjaga fleksibilitas sendi, memperkuat otot di sekitar sendi, serta mengurangi rasa nyeri. Namun, jenis olahraga harus dipilih dengan hati-hati agar tidak memperparah kondisi.
Olahraga yang dianjurkan untuk penderita Osteoarthritis
Berikut beberapa jenis latihan yang aman dan direkomendasikan:
1. Latihan Low Impact
Aktivitas seperti berjalan kaki, bersepeda santai, dan berenang sangat baik karena tidak memberikan tekanan berlebih pada sendi.
2. Latihan Kekuatan (Strength Training)
Menggunakan beban ringan untuk memperkuat otot di sekitar sendi dapat membantu menopang sendi dan mengurangi beban.
3. Latihan Fleksibilitas dan Peregangan
Yoga atau stretching ringan membantu menjaga rentang gerak sendi dan mengurangi kekakuan.
4. Latihan Air (Aquatic Exercise)
Olahraga di air sangat efektif karena berat badan ditopang air sehingga sendi lebih ringan saat bergerak.
Olahraga yang harus dihindari untuk penderita Osteoarthritis
Beberapa jenis olahraga justru dapat memperburuk kondisi Osteoarthritis, karena memberikan tekanan besar pada sendi, antara lain:
1. Lari Jarak Jauh atau Sprint
Aktivitas ini memberi beban berulang pada sendi lutut dan pergelangan kaki.
2. Olahraga dengan Lompatan Tinggi
Seperti basket atau plyometric training yang dapat meningkatkan risiko cedera.
3. Angkat Beban Berat
Terutama jika dilakukan tanpa teknik yang benar.
4. Olahraga Kontak Fisik
Seperti sepak bola atau bela diri yang berisiko benturan langsung pada sendi.
Selain itu perlu diingat, bagi penderita Osteoarthritis yang ingin tetap aman berolahraga, perhatikan beberapa hal seperti melakukan pemanasan dan pendinginan, memulai dari intensitas ringan, menggunakan alas kaki yang mendukung, berhenti jika muncul nyeri berlebih, serta segera mengonsultasikan dengan dokter atau fisioterapis.
