Jakarta,gpriority-Menyadari bahwa masih banyak pembangunan infrastruktur yang harus dibangun dan juga sebagai upaya mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia, Kementerian PUPR pada Senin (24/2022) melaksanakan penandatanganan Kontrak Paket Tender/Seleksi Dini Tahun Anggaran (TA) 2022, di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta.
Dalam sambutannya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan hingga akhir bulan Desember 2020, Kementerian PUPR telah menyelesaikan 838 paket senilai Rp17,5 triliun.
“Rencana penyelesaian terhadap sisa paket tender/seleksi dini TA 2022 yang sedang berjalan akan diselesaikan sebanyak 671 paket senilai Rp10,68 triliun pada akhir Januari 2022 dan 583 paket senilai Rp6,91 triliun pada akhir Februari 2022,” jelas Menteri Basuki.
Lebih lanjut dikatakan Menteri Basuki, pelaksanaan lelang dini ini akan mendukung upaya peningkatan ekonomi nasional melalui optimalisasi belanja APBN, khususnya pada kuartal I tahun 2022. “Proses pengadaan barang dan jasa ini dilakukan melalui beberapa metode antara lain tender/seleksi dan e-katalog sektoral PUPR, serta sistem pengawasan dan realisasi belanja melalui e-monitoring, sehingga menjamin proses yang transparan, efektif, dan efisien,” tutup Menteri Basuki..(Hs.Foto.Humas PUPR)
