Peringkat Nilai Tinggi Penyusunan LPPD Diraih 3 Kabupaten di Jawa Timur

Pada Rabu (14/10) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Ditjen Otonomi Daerah (Otda) mengumumkan 3 kabupaten/kota yang meraih nilai tinggi dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2019 berdasarkan hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD).

Perolehan nilai tinggi tersebut berdasarkan proses monitoring dan evaluasi untuk mengukur tingkat keberhasilan Pemda dalam penerapan prinsip otonomi daerah dan penyelenggaraan urusan pemerintahan.

Selanjutnya Kemendagri memutuskan ada 3 daerah dari 541 kabupaten/kota di Indonesia yang meraih nilai tertinggi.

“Adapun daerah yang dimaksud adalah Kabupaten Banyuwangi Peringkat I Nasional, Kabupaten Sidoarjo Peringkat II Nasional dan Peringkat ke III Nasional diraih Kabupaten Pasuruan,” ujar Direktur Evaluasi Kinerja Pemerintahan Daerah dan Peningkatan Kapasitas Daerah Ditjen Otda Kemendagri, Akbar Ali.

Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi dan sambutan hangat atas keberhasilan 3 Kabupaten yang berada di wilayahnya meraih 3 besar LPPD tertinggi tingkat nasional.

Dalam siaran persnya, Khofifah mengatakan bahwa ini menjadi kado yang cukup manis bagi Jatim, apalagi di tingkat Provinsi, Jatim juga mendapatkan penilaian tertinggi dari Kemendagri.

Menurut Khofifah, penghargaan ini bukan hanya hasil kerja kepala daerah melainkan seluruh jajaran ASN yang bekerja di Pemprov Jatim, Kabupaten Banyuwangi, Pasuruan dan Sidoarjo. “Mereka telah menciptakan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, kompeten, profesional, dan berorientasi pada pelayanan prima. Saya berharap kinerja seperti ini dapat dipertahankan sehingga gelar tersebut tetap dapat disandang oleh Jatim dan kabupaten lainnya yang berada di Jatim,” jelas Khofifah.

Sementara itu Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, melalui siaran persnya mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat ridhonya, Banyuwangi berhasil meraih nilai paling tinggi dalam LPPD 2019.

Pria yang menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) juga mengucapkan terima kasih kepada jajarannya, karena telah membantunya untuk mewujudkan cita-citanya yakni membawa Banyuwangi meraih prestasi tinggi dalam LPPD. “Saya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Mendagri Tito Karnavian dan juga Gubernur Jatim Khofifah yang terus memberikan bimbingan kepada Banyuwangi dalam menjalankan program-program pembangunan. Selamat juga kepada Gubernur Jatim dan jajarannya yang juga meraih peringkat tertinggi kategori pemerintahan provinsi,” kata Anas.

Secara bertahap, seperti dituturkan Anas, hasil evaluasi kinerja Pemkab Banyuwangi terus menanjak. Pada 2010 di posisi 156 dari seluruh daerah di Tanah Air, meningkat ke posisi 20 pada 2015, lalu 2016 di posisi 16, 2017 di posisi ke-6, hingga tahun 2018 lalu di rangking 4 dan di 2020 meraih posisi 1. “Alhamdulillah, setiap tahun peringkat kinerja terus meningkat. Tahun ini bisa peringkat pertama. Ini menunjukkan program yang kami susun tidak hanya berkutat pada rutinitas, tapi juga inovasi dengan kinerja yang terukur,” tambah Anas.

Anas juga mengatakan bahwa penghargaan ini harus dipertahankan di tahun depan. “ Untuk itu langkah-langkah yang telah kita lakukan akan tetap dipertahankan dan juga ditingkatkan,” tutup dia.#(Hs)

Related posts