Perlengkapan Timnas Inggris Dicuri Jelang Piala Dunia 2026, Dua Tersangka Ditangkap

Timnas Inggris saat menjalani latihan jelang laga perdana di Piala Dunia 2026, Rabu (17/6)/Foto : Dok. AFP Timnas Inggris saat menjalani latihan jelang laga perdana di Piala Dunia 2026, Rabu (17/6)/Foto : Dok. AFP

Kansas City, GPriority.co.id – Menjelang laga perdana mereka di Piala Dunia 2026, Rabu (17/6), Timnas Inggris sempat dibuat cemas setelah sejumlah perlengkapan mereka dilaporkan hilang.

Kejadian ini terjadi saat Timnas Inggris sedang dalam perjalanan menuju markas latihan mereka di Kansas City, Amerika Serikat. Kendati demikian, kabar baik datang usai pihak kepolisian berhasil menemukan sebagian besar barang yang dicuri.

Polisi setempat juga telah menangkan dua tersangka yang diduga terlibat dalam kasus pencurian tersebut.

Dilansir dari laporan CBS News, Kantor Kejaksaan Jackson County, menyebut dua pria bernama Mustafa Salik dan Erfan Kamal telah didakwa atas tuduhan menerima barang hasil curian.

Nilai perlengkapan yang hilang diperkirakan mencapai sekitar USD18.000 atau setara dengan Rp294 juta. Kedua tersangka kini ditahan dengan jaminan sebesar USD75.000.

Lebih lanjut menurut laporan Reuters, peralatan tersebut dilaporkan hilang saat dikirim dari kamp persiapan Inggris di Florida menuju fasilitas latihan mereka di Swope Soccer Village, Kansas City.

Barang-barang yang dicuri mencakup sepatu sepak bola, sarung tangan kiper, bola resmi Piala Dunia, jersey bertanda tangan pemain, hingga berbagai perlengkapan latihan lainnya.

Jaksa Jackson County, Melesa Johnson, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi tindakan kriminal yang menyasar peserta maupun tamu Piala Dunia.

“Jackson County tidak akan menoleransi aktivitas kriminal apa pun yang menargetkan pengunjung Piala Dunia, termasuk tim-tim internasional yang datang untuk berkompetisi,” ujar Johnson.

“Kami berterima kasih kepada Departemen Kepolisian Kansas City dan para jaksa yang bergerak cepat menyelidiki insiden ini serta segera mengajukan tuntutan,” lanjutnya.

Di sisi lain, Wali Kota Kansas City, Quinton Lucas, juga mengapresiasi kerja cepat aparat penegak hukum dalam mengungkap kasus pencurian ini.

“Saya berterima kasih atas kerja cepat Departemen Kepolisian Kansas City dan Kantor Kejaksaan dalam menyelesaikan penyelidikan lintas negara bagian, membantu korban mendapatkan kembali barang-barang yang dicuri, dan memastikan para terdakwa menghadapi proses hukum,” katanya dikutip dari laporan The Sun Malaysia.

Kiper cadangan Inggris, Dean Henderson, juga menyampaikan perasaan lega usai perlengkapannya berhasil ditemukan kembali.

“Ya, syukurlah. Saya rasa barang-barang itu memang sempat dicuri, tetapi kami mendapatkannya kembali, jadi semuanya baik-baik saja,” ujar Henderson kepada wartawan.

Mewakili Timnas Inggris, bek senior Inggris, Dan Burn, juga menegaskan bahwa insiden tersebut tidak mengganggu fokus tim.

“Kami tidak membesar-besarkan masalah ini. Saya punya semua yang saya butuhkan, jadi saya baik-baik saja. Persiapan kami tidak terganggu,” kata Burn.

Meski sempat diwarnai insiden pencurian, Inggris memastikan persiapan mereka menghadapi laga pembuka Grup L melawan Kroasia di Piala Dunia 2026 mendatang, tetap berjalan sesuai rencana.