PT Jakpro Berkomitmen Ubah Wajah Pembangunan Jakarta Lewat Pendekatan Sosial

Direktur Utama PT Jakpro Iwan Takwin, Staff Khusus Gubernur DKI Jakarta Yustinus Prastowo dan Anggota Komisi D DPRD DKI Pantas Nainggolan/Foto Fifi Abdurahman Direktur Utama PT Jakpro Iwan Takwin, Staff Khusus Gubernur DKI Jakarta Yustinus Prastowo dan Anggota Komisi D DPRD DKI Pantas Nainggolan/Foto Fifi Abdurahman

Jakarta, GPriority.co.id – PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menegaskan komitmennya untuk mengembangkan infrastruktur Ibu Kota dengan pendekatan sosial.

Direktur Utama PT Jakpro, Iwan Takwin, mengatakan setiap proyek yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong transformasi sosial.

“Jadi dari sini teman-teman bisa melihat bahwa Jakpro kemudian tidak hanya membangun satu infrastruktur atau bangunan, tapi Jakpro membangun people-nya atau warga Jakarta nya dalam hal aspek mindset-nya,” kata Iwan dalam acara Balkoters Talk bertajuk ‘Akselerasi Langkah Strategis Jakpro Wujudkan Jakarta sebagai Kota Global’ di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (10/10).

Melalui pendekatan tersebut, lanjut Iwan, Jakpro berupaya menciptakan kebiasaan baru yang lebih positif bagi perkembangan kota.

“Mereka bisa berubah, menghadirkan satu kultur yang baru, kebiasaan yang baru tentunya yang lebih positif bagi perkembangan kota Jakarta,” tuturnya.

Iwan menegaskan, sinergi antara pembangunan infrastruktur dan perubahan pola pikir masyarakat menjadi kunci agar Jakarta siap menjadi kota global yang berdaya saing tinggi.

Setiap proyek Jakpro, kata dia, selalu berbasis pada karakter sosial dan komunitas setempat. Misalnya, di Taman Ismail Marzuki (TIM), pola komunikasi dan interaksi dibangun agar sesuai dengan kebutuhan para seniman.

Contoh lainnya adalah Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara, yang tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas olahraga sepak bola, tetapi juga melibatkan komunitas pendukung Persijauntuk menghidupkan stadion.

“Ekosistemnya adalah di dalamnya, ada komunitas-komunitas yang bisa bersinergi,” ucap Iwan.

Selain itu, Jakarta International Velodrome (JIV) di Jakarta Timur juga dikembangkan sebagai arena multi-purpose event, agar fasilitas publik tersebut tetap hidup dan berkelanjutan.

“Kami tidak hanya berpikir bagaimana menyelesaikan tugas ini sesuai target, tetapi bagaimana membangun narasi, aksi, dan dampaknya,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Pantas Nainggolan, mengapresiasi kebijakan Jakpro yang memadukan pembangunan infrastruktur dengan pendekatan sosial.

Menurutnya, pembangunan harus berjalan sejalan antara infrastruktur dan kesejahteraan warga. Ia menegaskan DPRD DKI akan terus mengawal setiap kebijakan strategis Jakpro.

“Saya berharap kolaborasi lintas sektor akan mempercepat terwujudnya visi Jakarta kota global,” ujar Pantas.

Pewarta : Fifi Abdurahman