Jakarta, GPriority.co.id – Penunjukan Raffi Ahmad sebagai Duta Kehormatan oleh BPJS Kesehatan pada Kamis (23/4) lalu menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Figur publik yang dikenal luas sebagai artis, pengusaha, dan presenter ini dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap program jaminan kesehatan nasional serta mampu menjadi teladan bagi masyarakat.
Dalam pernyataan resminya, pihak BPJS Kesehatan menyampaikan bahwa Raffi Ahmad dipilih bukan tanpa alasan. Ia dianggap memiliki pengaruh besar serta rekam jejak yang baik dalam mendukung berbagai program sosial.
Menurut Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, Raffi bukan hanya populer, tetapi juga memiliki kontribusi nyata.
“Raffi Ahmad dinilai aktif membangun kolaborasi, serta mampu menjangkau generasi muda dan masyarakat produktif,” ungkapnya dikutip dari Kompas.
Alasan tersebut menjadi dasar kuat mengapa Raffi Ahmad dipilih sebagai Duta Kehormatan. Ia dianggap mampu menjadi jembatan antara BPJS Kesehatan dengan masyarakat luas, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan kesehatan.
Menanggapi penunjukan tersebut, Raffi Ahmad mengaku merasa terhormat dan siap menjalankan tanggung jawab yang diberikan. Ia menegaskan bahwa peran ini bukan sekadar simbolis, tetapi memiliki misi besar untuk edukasi publik.
“Saya merasa terhormat dipercaya sebagai Duta Kehormatan. Ini bukan hanya soal gelar, tapi tanggung jawab untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perlindungan kesehatan,” ungkap Raffi.
Sebagai figur publik dengan jutaan pengikut di media sosial, Raffi dinilai memiliki kekuatan komunikasi yang besar. BPJS Kesehatan berharap kehadirannya dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program JKN, termasuk kesadaran untuk membayar iuran secara rutin dan memanfaatkan layanan kesehatan dengan baik.
Selain itu, Raffi juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Hal ini memperkuat citranya sebagai sosok yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat. Penilaian tersebut sejalan dengan tujuan BPJS Kesehatan yang ingin menghadirkan figur inspiratif untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat.
Raffi Ahmad dinilai sebagai figur yang mampu menjadi contoh positif. Ia tidak hanya dikenal sebagai selebriti, tetapi juga sebagai pengusaha sukses dan sosok keluarga yang dekat dengan masyarakat.
Penunjukan ini diharapkan mampu memperkuat strategi komunikasi BPJS Kesehatan dalam menyebarkan informasi terkait manfaat program JKN. Dengan pendekatan yang lebih dekat dan relevan melalui figur publik, edukasi kesehatan diharapkan dapat lebih mudah diterima oleh masyarakat.
Meski demikian, respons publik terhadap penunjukan ini cukup beragam. Ada yang mendukung karena melihat pengaruh besar Raffi Ahmad, namun ada pula yang mempertanyakan alasan pemilihannya. Menanggapi hal tersebut, BPJS Kesehatan menegaskan bahwa keputusan ini telah melalui pertimbangan matang berdasarkan rekam jejak dan kontribusi Raffi.
Sebagai informasi, selain resmi ditunjuk sebagai Duta Kehormatan BPJS Kesehatan pada 23 April 2026 lalu, Raffi Ahmad juga saat ini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Ia dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 22 Oktober 2024, dan bertugas selama periode 2024-2029.
