Jakarta, GPriority.co.id – Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, Drs. Ali Baham Temongmere, MTP, menghadiri agenda sosialisasi penyelenggaraan sistem merit berdasarkan PerMenPan-RB Nomor 19 Tahun 2025, Rabu (4/3), di Jakarta.
Sosialisasi ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan pemahaman dan memperkuat kesiapan implementasi kebijakan sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).
Diwawancarai langsung oleh GPriority, Ali menyebut kegiatan sosialisasi ini sangat penting karena berhubungan dengan proses perencanaan, pengadaan, hingga pensiunnya ASN.
“Ya, semua proses itu tentunya didasarkan pada sebuah sistem yang betul-betul memberikan kompetensi tentang akuntabilitas dan tentunya berdasarkan pada bakat atau talenta dari pegawai negeri,” ujarnya.
Diikuti oleh hampir semua Sekda Provinsi di Indonesia, Ali berharap sosialisasi ini dapat menjadi komitmen bersama untuk semua ASN, baik di jajaran pusat maupun juga provinsi dan kabupaten.
“Terutama di tingkat kabupaten itu kaitannya dengan Gubernur sebagai pimpinan kepegawaian kemudian juga Sekda sebagai pejabat dan seluruh pimpinan SKPD yang juga bertugas sebagai pimpinan di instansi masing-masing, harus bisa memahami dengan baik tentang manajemen talenta, khususnya mengenai merit sistem ini,” lanjutnya.
Meski di provinsinya sistem merit belum berjalan secara optimal, namun Ali berharap ke depannya dengan adanya PerMenPAN-RB Nomor 19 Tahun 2025, dapat membantu penyelenggaraannya.
“Kita berharap ke depan tentuya dengan PerMenPAN Nomor 19 ini tentunya lebih membantu kita lagi untuk bisa secara sistematis dan komprehensif untuk bagaimana merit sistem itu berlaku,” ungkapnya.
Adapun langkah yang dilakukan untuk perbaikan sistem merit di Papua Barat, sebut Ali, dimulai dari evaluasi tentang kebutuhan pegawai secara menyeluruh.
“Langkah yang pertama tentunya kaitannya dengan kita evaluasi tentang kebutuhan pegawai kita, kebutuhan itu baik dari jumlah maupun juga kompetensinya. Kemudian kompetensinya itu berhubungan dengan bagaimana proses peningkatan kapasitas dari pegawai sesuai dengan kebutuhan,” pungkasnya.
