Sosok Meutya Hafid, Menkomdigi yang Disanjung Usai Berantas Judi Online

Sosok Meutya Hafid, Menkomdigi yang Disanjung Usai Berantas Judi Online Sosok Meutya Hafid, Menkomdigi yang Disanjung Usai Berantas Judi Online

Jakarta, GPriority.co.id – Belakangan ini, Menkomdigi (Menteri Komunikasi dan Digital) Meutya Hafid, sedang disanjung usai berantas judi online.

Meutya Hafid yang memiliki nama panjang Meutya Viada Hafid, berhasil menangkap 11 pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) yang terbukti melancarkan judi online di Indonesia.

Berawal dari penangkapan tersebut, Meutya menunjukkan komitmennya untuk lebih fokus memberantas judi online di tanah air.

Meutya Hafid merupakan wanita kelahiran Bandung, 3 Mei 1978. Dirinya menggantikan posisi Budi Arie Setiadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Menkominfo (Menteri Komunikasi dan Informasi) pada Kabinet Indonesia Maju.

Sebelum berkarier di dunia politik, Meutya Hafid merupakan seorang jurnalis ternama di Indonesia.

Namanya saat itu sempat viral usai menjadi korban penculikan dan penyanderaan oleh kelompok pria bersenjata di Irak, pada 18 Februari 2005.

Saat itu, Meutya bersama rekan juru kameranya, Budiyanto, harus merasakan penyanderaan selama 168 jam atau 7 hari lamanya.

Di tahun 2009, Meutya memulai kariernya di dunia politik dengan bergabung bersama Partai Golkar. Ia pun juga menjadi anggota DPR RI, selama 3 periode.

Dalam periode terakhir jabatannya, Meutya menjabat sebagai Ketua Komisi I DPR RI dan membidangi masalah pertahanan, luar negeri, serta komunikasi dan informasi.

Nama Meutya juga ramai dibicarakan pada Juni 2024 lalu, usai tegas mempertanyakan persoalan tidak adanya back up daya sistem Pusat Data Nasional (PDN) yang diretas.

Wanita Pertama yang Menjabat Sebagai Menteri Komunikasi dan Digital

Sebagai informasi, Meutya Hafid merupakan wanita pertama yang menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Digital di Indonesia.

Ia pun memiliki tugas berat yang harus dibenahi di tanah air. Diantaranya seperti kebocoran data, judi online, dan perlindungan data pribadi.

Meutya pun resmi menonaktifkan 11 pegawai Kemenkomdigi yang terlibat judi online, untuk memberantas permasalahan yang saat ini sedang mencuat di Indonesia.

Selain itu, pada 12 November kemarin Meutya juga mengunjungi keluarga korban judi online di Cilincing, Jakarta Utara.

Pertemuan tersebut bahkan diselimuti dengan emosional, hingga Meutya terlihat meneteskan air mata saat berbincang bersama keluarga yang menjadi korban dari judi online.

Foto : Instagram / @meutya_hafid