Pernahkah kalian meminta maaf pada diri sendiri? Loh, apa sih maksudnya? Emangnya bisa minta maaf ke diri sendiri? Terkadang ekspetasi dan harapan yang kita berikan ke diri sendiri buat babak belur mewujudkannya. Sampai akhirnya ditemukan pada titik “maunya apa sih diri ini?” Lagi-lagi diri sendiri yang disalahkan akan semua keinginan yang tak terwujud. Banyak hal yang terjadi membuat perasaan yang menyesakkan. Tidak bisa lagi membayangkan rasanya bahagia akan perjalanan.
Nyatanya, kamu terlalu keras dengan diri sendiri. Sampai lupa, dirimu hanyalah manusia. Manusia dengan segala keterbatasan. Sesekali berdamailah pada diri sendiri. Sebab, terkadang diri sendiri merindukan kata maaf yang terdengar. Jangan sampai terlalu terbebani dengan ekspetasi yang nyatanya membelenggu. Tenang, kamu tidak sedang buru-buru sampai ke garis finish yang sama dengan orang lain. Cukup berjalan sambil terus bergandengan tangan dengan diri sendiri.
Dunia sudah terlalu keras, lantas siapa yang akan mengerti diri sendiri kalau kamu pun ikut mengeras? Teruslah berusaha, rasa lelah dalam menapaki kehidupan memang akan selalu kamu temui. Bukankah memang begitu cara kerja dunia? Tenang, kamu tidak sendirian! Walaupun sendiri, tapi dirimu sendiri setia jadi yang paling depan menemani. Dirimu yang paling diandalkan!
Sekarang, pejamkan mata, letakan kedua tangan di atas dada. Bilang ini dalam-dalam untuk diri sendiri;
Maafkan aku diri ini
Aku terlalu banyak menuntut tanpa tau rasanya berdamai
Aku hanya inginkan jadi yang lain, berlari namun lupa untuk sekedar memakai sepatu
Maafkan aku wahai diri
Terlalu lama mengabaikan kamu
Kamu yang selalu jadi orang pertama yang dapat diandalkan
Terima kasih diri, sudah begitu kuat sampai hari ini.
(Ega.Foto.Istimewa)
