Survei di AS: 31 Persen Gen Z Kencan Demi Dapat Makan Gratis

Survei dari Intuit menyebut 31 persen Gen Z di AS rela kencan untuk makan gratis/Foto : Ilustrasi Dok. Freepik Survei dari Intuit menyebut 31 persen Gen Z di AS rela kencan untuk makan gratis/Foto : Ilustrasi Dok. Freepik

Amerika Serikat, GPriority.co.id – Survei terbaru di Amerika Serikat (AS) menungkap bahwa 31 persen Gen Z berkencan demi mendapat makan gratis.

Dilansir dari MalayMail pada Senin (29/12), survei tersebut dilakukan oleh Intuit kepada 1.500 orang dewasa di AS. Faktanya, fenomena ini bukanlah hal yang baru terjadi.

Menurut beberapa studi dari Social Psychological and Personality Science yang dirilis di tahun ini, mereka menemukan adanya fenomena foodie call.

Fenomena tersebut untuk menggambarkan seseorang yang rela berkencan demi mendapat makan gratis. Dari dua studi yang ada, studi pertama mengungkap 23 persen perempuan pernah melakukan foodie call. Sementara studi kedua, meningkat menjadi 33 persen. Bahkan, ada juga perempuan yang melakukan foodie call setiap harinya.

Salah satu contohnya, seorang perempuan bernama Mccall Brock. Dirinya mengaku pernah berkencan dengan 16 pria berbeda sekaligus dalam 16 hari berturut-turut, demi mendapatkan makan malam gratis setiap harinya.

Meski banyak perempuan yang sebenarnya menganggap tindakan tersebut melanggar norma, namun tak sedikit perempuan di AS yang melakukan foodie call.

Dilansir dari Psychology Today, secara spesifik, tiga karakter orang yang paling besar kemungkinannya melakukan foodie call antara lain sebagai berikut :

– Machiavellianisme, orang-orang yang memanipulasi dan menipu orang lain untuk keuntungan mereka sendiri.

– Psikopati, orang-orang yang kurang memiliki empati terhadap penderitaan orang lain dan tidak merasa menyesal atas tindakan yang mereka lakukan.

– Narsisime, merasa dirinya sangat penting bagi orang lain. Mereka biasanya mahir dalam berinteraksi sosial, namun kurang tertarik untuk membangun hubungan yang mendalam dengan orang lain.

Di lain sisi, menurut studi yang juga dilakukan oleh Intuit, 51 persen orang dewasa mengaku jarang berkencan karena masalah ekonomi. Dimana, mayoritasnya berasal dari kalangan Gen Z. 58 persen diantaranya mengaku jarang berkencan karena kendala finansial.

Dari data tersebut menunjukkan bahwa realitas ekonomi menekan generasi muda. Terlebih saat ini biaya terus meningkat, hingga membuat Gen Z mencari cara untuk tetap menikmati hiburan tanpa mengkhawatirkan kondisi finansial mereka.