Jakarta, GPriority.co.id – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menegaskan pentingnya idealisme dan kesadaran diri bagi setiap kader partai.
Menurutnya, kader yang mudah terprovokasi atau lemah komitmen justru dapat melemahkan kekuatan partai secara keseluruhan.
Ia menekankan bahwa kepemimpinan di NasDem harus dipandang sebagai tanggung jawab kolektif, bukan kultus individu, karena nilai dan komitmen partai harus terus diwariskan.
“Maka partai amat sekali tergantung kepada kemampuan kepiawaian para fungsionaris yang menjalankan administrasi manajemen partai. Itu harus mempunyai, kita upayakan mempunyai, satu visi yang sama,” ujar Paloh dalam keterangannya, Senin (27/10).
Lebih lanjut, Paloh menyoroti pentingnya soliditas dan kekuatan kader untuk menjaga eksistensi partai menjelang Pemilu 2029.
Ia mengingatkan agar kader NasDem mampu beradaptasi dan membangun komunikasi yang relevan dengan pemilih muda.
“Kita menghadapi medan kompetisi dan tantangan yang jauh lebih berat. Tingkat perubahan yang pasti terjadi adalah pemahaman para pemilih dari satu pemilu ke pemilu berikutnya itu tidaklah statis, tapi berubah terus,” kata Paloh.
Menurut Paloh, keberhasilan partai ke depan ditentukan oleh kemampuan dalam memahami perubahan karakter pemilih, terutama generasi muda yang kini mendominasi lebih dari 50 persen daftar pemilih tetap (DPT).
“DPT (daftar pemilih tetap) yang mayoritas itu adalah orang muda, generasi muda. Itulah pemilih-pemilih kita nanti yang persentasenya semakin hari semakin menaik, dan hari ini sudah di atas 50 sekian persen,” ujarnya.
