Terima Opini WTP Kesepuluh Kalinya, Kemenkes Terus Perbaiki Tata Kelola Keuangan

Penulis : Ponco | Editor : Lina F | Foto : Kemenkes

Jakarta, Gpriority.co.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah melakukan perbaikan dari sejumlah rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), di antaranya melakukan revisi anggaran tahun 2023 dan terkait pemberian bantuan iuran peserta Kemenkes sudah berkomunikasi dengan BPJS Kesehatan dan instansi lainnya untuk menyelesaikan permasalahan ini. Hal tersebut dikatakan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Berbicara dalam serah terima opini wajar tanpa pengecualian (WTP) terkait laporan keuangan tahun 2022 dari BPK, pada Senin (3/7) di kantor Kemenkes, Menkes Budi mengharapkan semua rekomendasi BPK dapat ditindak lanjuti. “Terima kasih atas rekomendasi yang diberikan untuk penyempurnaan pengelolaan keuangan sehingga dapat mendorong penatakelolaan keuangan yang baik,” ujarnya.

Dijelaskannya, opini WTP laporan keuangan ditetapkan dengan memperhatikan standar akuntansi pemerintah, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem Pengendalian internal. Menurutnya, beberapa rekomendasi terkait ditemukan permasalahan-permasalahan dan kelemahan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan akan terus menjadi perbaikan.

Sebagai informasi laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Kemenkes tahun anggaran 2022 diserahkan langsung oleh Anggota VI BPK RI Pius Lustrilanang kepada Menkes Budi. Opini WTP ini ke-10 kalinya bagi Kementerian Kesehatan. Pencapaian ini, sebut Menkes, merupakan wujud dalam meningkatkan kualitas tata kelola pengelolaan keuangan di Kemenkes. “Diharapkan dengan adanya opini ini dapat meningkatkan kinerja Kementerian Kesehatan dalam pengelolaan dana-dana masyarakat yang dipercayakan ke Kemenkes,” tandasnya.

Sementar itu Pius mengungkapkan berdasarkan hasil pemeriksaan, BPK memberikan wajar tanpa pengecualian terhadap laporan keuangan Kemenkes. “Kami ucapkan terima kasih atas koordinasi dan komunikasi yang baik dengan jajaran Kemenkes. Semoga kedepan komunikasi dan koordinasi terjaga untuk mencapai tata kelola keuangan yang baik,” tegasnya.