Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Editor: Lina F | Foto: Unsplash.com/Diana Polekhina
Jakarta, GPriority.co.id— Vitamin C punya peran penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh.
Vitamin ini, umumnya ditemukan di berbagai sayuran dan buah-buahan. Selain baik untuk kekebalan tubuh, vitamin C juga baik untuk kesehatan tulan dan meningkatkan fungsi otak. Hanya saja, ada risikonya jika terlalu banyak konsumsi vitamin C. Lebih jelasnya, simak selengkapnya berikut ini.
Menyebabkan Gangguan Pencernaan
Menurut Spesialis Naturopati Dr. Manoj Kutteri mengatakan, terlalu banyak konsumsi vitamin C bisa menyebabkan gangguan pencernaan.
“Mengonsumsi terlalu banyak vitamin C melalui suplemen dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan. Hal ini dapat bermanifestasi sebagai diare, mual, kram perut, dan gas. Hal ini terutama disebabkan oleh efek pencahar dari kelebihan vitamin C,” kata sang ahli yang dilansir dari HealthShots.
Risiko Terkena Batu Ginjal
Asupan vitamin C yang berlebihan juga berkontribusi terhadap pembentukan batu ginjal. Vitamin C dimetabolisme di dalam tubuh menjadi oksalat, yang jika dikombinasikan dengan kalsium dapat menyebabkan berkembangnya batu ginjal.
Penyerapan Zat Besi Jadi Terganggu
Vitamin C dosis tinggi dapat menghambat penyerapan zat besi nonheme yang berasal dari makanan nabati dan suplemen.
“Meskipun hal ini mungkin tidak menjadi kekhawatiran besar bagi kebanyakan orang, hal ini berpotensi menyebabkan kekurangan zat besi pada individu yang sangat bergantung pada sumber zat besi non-hewani,” ungkapnya.
Mengganggu Keseimbangan Nutrisi
Asupan vitamin C yang berlebihan menyebabkan keseimbangan vitamin dan mineral penting lainnya. Hal itu juga berpotensi menyebabkan ketidakseimbangan.
Mengganggu Interaksi Obat
Mengonsumsi vitamin C yang berlebihan juga menganggu efek obat tertentu, di mana tentu mempengaruhi kemanjuran serta menimbulkan efek yang tidak diinginkan.
“Penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan jika Anda sedang mengonsumsi obat dan mempertimbangkan suplementasi vitamin C dosis tinggi,” tambah pakar tersebut.
Demikian informasinya. Jadi gimana, menurut kamu terlalu banyak vitamin C apakah jadi buruk atau lebih baik?
