Tingkatkan Potensi wisata lokal Melalui Kharisma Event Nusantara di Kalimantan

Jakarta,GPriority.co.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) resmi meluncurkan program Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 pada awal Maret 2022 lalu. Program ini merupakan kolaborasi antara Kemenparekraf dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam meningkatkan potensi wisata lokal yang dibalut dengan acara kedaerahan.

Peluncuran KEN 2022 memiliki beberapa tujuan diantaranya adalah untuk mempromosikan destinasi wisata, meningkatkan kunjungan wisatawan, memberdayakan potensi lokal, serta memberikan dampak positif terhadap ekonomi, sosial, dan budaya.

Hingga saat ini, total sudah ada 100 event bertaraf nasional maupun international dari berbagai daerah di Indonesia yang masuk dalam kalender KEN 2022. Dari 100 event tersebut, Pulau Kalimantan turut menyumbangkan sejumlah event menarik yang patut dinantikan. Melansir dari laman resmi Kemenparekraf, berikut 6 festival yang akan digelar di Kalimantan:

1. Tenggarong International Folk and Art Festival (TIFAF)
Salah satu Festival International di Kalimantan Timur ini merupakan gabungan antara festival tradisi dan pertunjukan kontemporer. TIFAF tidak hanya menampilkan seni tradisional, tetapi juga menampilkan beragam pertandingan olahraga dan permainan tradisional.

Pengunjung juga dapat menonton pertunjukan musik dan atraksi dari komunitas lokal yang ada di Tenggarong. Di festival ini juga terdapat pameran hasil produk ekonomi kreatif (ekraf) khas dari masyarakat Kalimantan Timur.

2. Pesona Kulminasi
Pesona Kulminasi Matahari merupakan agenda wisata rutin dua kali setahun yang ada di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Pesona Kulminasi diadakan untuk memperingati fenomena posisi matahari yang berada tepat di atas kepala (garis khatulistiwa).

Dalam hari kulminasi, semua benda tidak akan memiliki bayangan meski berada persis di bawah sinar matahari. Salah satu agenda unik dalam Pesona Kulminasi ini adalah lomba menegakkan telur, karena di titik kulminasi gaya gravitasi bisa lebih tinggi dari biasanya sehingga telur bisa berdiri dengan tegak.

3. Isen Mulang
Festival Isen Mulang biasanya diadakan untuk menyambut HUT Provinsi Kalimantan Tengah. Perayaan ini digelar guna mempopulerkan keanekaragaman budaya di Kalteng ke para wisatawan. Kegiatan yang dilakukan adalah pertandingan olahraga atau permainan tradisional.

Permainan tradisional di Kalteng diantaranya pawai budaya, karungut, sepak sawut, dayung tradisional, balago, hingga manyipet. Selain itu, dipertunjukkan juga sejumlah atraksi budaya khas Suku Dayak, seperti malamang, mangenta, tari-tarian, manetek kayu, bagasing, dan besei kambe.

4. Festival Babukung
Satu lagi festival menarik dari Kalimantan Tengah adalah Festival Babukung. Babukung sendiri merupakan tarian atau ritual adat kematian khas Suku Dayak Tomun di Lamandau, Kalimantan Tengah.

Tarian ini menggunakan topeng dengan karakter hewan tertentu yang disebut Luha, sedangkan para penari disebut Bukung. Awalnya, tarian ini ditujukan untuk menghibur keluarga yang sedang berduka sambil menyerahkan bantuan. Namun kini Babukung menjadi salah satu daya tarik wisata budaya yang masuk dalam KEN 2022.

5. Iraw Tengkayu
Festival Iraw Tengkayu sebenarnya adalah upacara tradisional yang diadakan oleh masyarakat Suku Tidung secara turun-temurun setiap dua tahun sekali. Festival ini biasanya dimulai dengan ritual menghanyutkan sesajen ke laut. Perayaan Iraw Tengkayu memiliki makna sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa.

6. Festival Loksado
Festival Loksado biasanya dilakukan di wilayah Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Salah satu rangkaian acara yang paling menarik dalam Festival Loksado adalah gelaran bamboo rafting, yang dimana peserta akan melakukan olahraga arung jeram di Sungai Loksado menggunakan balanting paring (rakit bambu tradisional masyarakat Loksado).

Selain keenam festival tersebut, ada beberapa festival lainnya yang juga masuk dalam kalender KEN 2022, seperti Festival Danau Sentarum (Kalbar), Musik Alam Fest (Kaltra), Balikpapan Fest (Kaltim), Festival 3 Danau (Kaltim), Festival Budaya Sa-Ijaan (Kalsel), dan Festival Pasar Terapung Lok Baintan (Kalsel). (Hn.Kemenparekraf)

Related posts