Jakarta, GPriority.co.id – UEA (Uni Emirat Arab) menjadi negara pertama yang menggratiskan langganan ChatGPT Plus untuk masyarakatnya.
Dilansir dari berbagai sumber, penduduk UEA akan segera mendapatkan akses gratis ke ChatGPT Plus, versi premium dari chatbot populer OpenAI. Langkah ini merupakan bagian dari kemitraan strategis yang lebih besar antara OpenAI dan pemerintah UEA.
Dalam hal ini, UEA bertujuan untuk memposisikan dirinya sebagai pusat global untuk kecerdasan buatan, salah satunya lewat rencana pembangunan fasilitas superkomputer AI satu gigawatt, dimana 200 megawatt di antaranya diharapkan dapat beroperasi di tahun depan.
Inisiatif ini bahkan juga didukung oleh para pemain teknologi global utama termasuk Oracle, Nvidia, SoftBank, Cisco, dan G42.
Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, UEA juga telah berkomitmen untuk menyamai investasi AI-nya di Amerika Serikat, dengan nilai fantastis mencapai $20 miliar, serta menempatkannya sebagai negara dengan investasi AI terbesar di seluruh dunia.
Bagi jutaan orang di UEA, akses yang belum pernah ada sebelumnya ke alat-alat canggih OpenAI, baik untuk pembelajaran, pengodean, atau perencanaan, kedepannya dapat diakses tanpa biaya.
Sebagai informasi, ChatGPT Plus adalah paket berbasis langganan yang menawarkan akses kepada pengguna ke versi model ChatGPT yang lebih canggih. Diantaranya termasuk fitur-fitur tambahan seperti akses prioritas ke fitur-fitur baru dan peningkatan kinerja.
Dengan menerapkan akses gratis ke ChatGPT Plus, diharapkan dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi warga UEA.
Misalnya saja di bidang pendidikan, dapat membantu siswa dan para guru untuk mendapat pembelajaran interaktif serta penelitian. Begitupun dengan dunia bisnis yang dapat mempercepat pengembangan ide, analisis data, serta komunikasi.
Sementara untuk masyarakat umum, akses ChatGPT Plus juga dapat memberikan solusi cepat untuk tugas-tugas penulisan, salah satunya yang berkaitan dengan terjemahan atau perencanaan.
Foto : Dok. UEA Daily
