Wanita Lebih Baik Sholat Tarawih di Masjid atau di Rumah?

Jakarta, GPriority.co.id – Mendekati bulan Ramadhan 2024, salah satu pertanyaan yang paling sering dipertanyakan setiap tahunnya adalah soal sholat tarawih. Terutama bagi kaum wanita, mana yang lebih baik antara sholat tarawih di masjid atau di rumah?

Sholat tarawih sendiri hukumnya adalah sunnah muakad. Yaitu, ibadah yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan dan sangat besar pahalanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan (shalat tarawih) karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).

Lalu, untuk wanita lebih baik sholat tarawih di masjid atau di rumah?

Secara umum, sholat bagi wanita lebih utama dikerjakan di rumah. Dalam mendukung pendapat ini, berikut hadisnya :

“Sesungguhnya wanita itu adalah aurat. Jika ia keluar, setan akan menghiasinya. Seorang wanita paling dekat dengan Rabb-nya ketika ia berada di kamarnya. Shalatnya seorang wanita di ruangan kecil di dalam kamarnya lebih utama dari shalatnya di kamarnya. Dan shalatnya di kamarnya lebih utama dari shalatnya di ruang tengah rumahnya” (HR. Ibnu Hazm dalam Al Muhalla 4/201).

Wanita lebih baik mengerjakan sholat termasuk sholat tarawih di rumah, dengan tujuan untuk menjaga dirinya dari fitnah.

Terlebih lagi ketika para wanita umumnya yang sholat di masjid, banyak yang meniru perilaku wanita Jahiliyah dengan membuka aurat, berhias diri di depan lelaki non mahram, menggunakan pewangi dan sebagainya. Maka anjuran sholat di rumah lebih dianjurkan daripada di masjid.

Meskipun lebih dianjurkan untuk melaksanakan sholat tarawih di rumah, namun kaum wanita tetap diperbolehkan untuk melaksanakan sholat tarawih di masjid, berdasarkan hadis berikut ini :

“Jangan kalian larang para wanita hamba Allah untuk pergi ke masjid Allah” (HR. Bukhari no. 900, Muslim no. 442).

Adapun jika seorang wanita ingin melaksanakan sholat tarawih di masjid, maka perhatikanlah beberapa hal berikut ini :

  1. Menutup aurat ketika hendak ke masjid. Bisa dengan menggunakan jilbab dan pakaian tertutup, atau langsung menggunakan mukenah dari rumah.
  2. Jika sudah menikah, izin terlebih dahulu dengan suami.
  3. Tidak perlu memakai wewangian apalagi yang bisa tercium oleh banyak orang.
  4. Menghindari hal-hal yang dapat dilihat oleh kaum laki-laki atau yang bukan mahrom.

Ingatlah, bahwa sholat tarawih di rumah atau di masjid sama-sama perbuatan mulia di bulan Ramadhan. Namun yang paling terpenting didasari oleh hati yang ikhlas dan melaksanakannya dengan penuh ke-khusyukan kepada Allah SWT.

Foto : Freepik