3 Rahasia Kebersihan Sungai dan Selokan di Jepang

3 Rahasia Kebersihan Sungai dan Selokan di Jepang 3 Rahasia Kebersihan Sungai dan Selokan di Jepang

Jakarta, GPriority.co.id – Jika anda pernah berlibur ke Jepang, anda pasti sudah tak heran dengan kebersihan sungai dan selokan di negara sakura tersebut.

Berbeda dengan di Indonesia, sungai dan selokan di Jepang terkenal sangat jernih dan bersih, hingga banyak ikan yang hidup di dalamnya. Untuk menjaga kebersihannya, ternyata ada 3 rahasia yang diterapkan pemerintah dan warga Jepang. Apa sajakah? Berikut ini penjelasannya.

1. Terapkan aturan pembuangan sampah yang ketat

Sebelum tahun 1972, ternyata Jepang tidak sebersih saat ini. Kala itu, sampah menjadi satu permasalahan besar yang terjadi di Jepang. Hingga akhirnya, pemerintah Jepang menerapkan peraturan pembuangan sampah yang sangat ketat, dengan memisahkan jenis-jenis sampah dan dibuang di hari yang berbeda.

Bagi masyarakat Jepang yang tidak membuang sampah pada tempatnya, maka pemerintah Jepang akan memberikan denda. Mulai dari sampah dikembalikan ke rumahnya, hingga mendapat sanksi sosial.

2. Air kotor dan bekas tak boleh dibuang ke selokan

Jika di Indonesia semua jenis air buangan seperti air sabun, air lemak, air tinja, hingga air hujan bisa masuk ke selokan atau sungai, di Jepang hal ini sangat dilarang.

Di Jepang, selokan dan sungai hanya boleh berisi air hujan. Sementara itu, air limbah lainnya dibuang di saluran pipa khusus yang mengalirkan semua jenis air limbah. Saluran ini juga ada pada setiap rumah dan gedung di Jepang.

3. Rutin dibersihkan

Terakhir, alasan mengapa sungai dan selokan di Jepang sangat bersih, ialah karena sungainya rutin dirawat, dikuras, serta dicuci.

Disamping itu, warga Jepang secara kultur juga sudah sadar akan kebersihan. Ditambah, pemerintahnya juga menerapkan sistem dan regulasi yang tegas. Semoga Indonesia bisa menirunya, ya!

Foto : YouTube/Live in Japan