Jakarta, GPriority.co.id – Jakarta bukan hanya dikenal sebagai pusat bisnis dan pemerintahan, tetapi juga surga wisata belanja.
Di tengah menjamurnya mal modern, sejumlah pusat perbelanjaan ikonik di Jakarta tetap bertahan dan memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.
Mulai dari bangunan bersejarah hingga pusat grosir legendaris, tempat-tempat ini menjadi saksi perkembangan gaya hidup warga ibu kota dari masa ke masa.
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini empat pusat perbelanjaan paling legendaris di Jakarta yang masih eksis dan terus menarik pengunjung hingga kini.
1. Sarinah

Sarinah dikenal sebagai pusat perbelanjaan modern pertama di Indonesia yang diresmikan Presiden Soekarno pada 1960-an. Setelah direvitalisasi, Sarinah kini tampil sebagai lifestyle mall yang mengusung produk UMKM, fesyen lokal, kuliner, hingga kerajinan nusantara.
Produk yang dijual di Sarinah cenderung berada pada segmen menengah hingga premium. Untuk produk fesyen lokal, harga kaus dan aksesori biasanya dimulai dari Rp100 ribuan hingga Rp500 ribuan. Produk kerajinan tangan dan suvenir khas Indonesia dijual mulai Rp50 ribu hingga jutaan rupiah tergantung material dan desain.
Selain belanja, Sarinah juga menjadi destinasi wisata urban karena lokasinya berada di pusat Jakarta dan dekat area Thamrin.
2. Mal Atrium Senen

Atrium Senen merupakan mall legendaris yang berdiri sejak 1992 dan dikenal sebagai superblok pertama di Jakarta. Mall ini sempat berganti nama menjadi Millennium Mall sebelum akhirnya kembali menggunakan nama Atrium karena sudah melekat di masyarakat.
Atrium Senen terkenal sebagai tempat berburu onderdil kendaraan, elektronik, pakaian, hingga kebutuhan harian dengan harga terjangkau. Di kawasan POPA atau pusat onderdil Plaza Atrium, harga aksesori motor dan mobil dijual mulai puluhan ribu hingga jutaan rupiah tergantung jenis produk.
Sementara untuk pakaian dan kebutuhan sehari-hari, pengunjung masih bisa menemukan produk mulai Rp50 ribuan hingga Rp300 ribuan. Lokasinya yang dekat Pasar Senen membuat mall ini tetap ramai pengunjung hingga sekarang.
3. Pasar Baru

Pasar Baru merupakan kawasan belanja tertua di Jakarta yang telah berdiri sejak 1820 pada era kolonial Belanda. Kawasan ini dikenal sebagai pusat tekstil, sepatu, kain, dan perlengkapan jahit.
Harga barang di Pasar Baru sangat bervariasi dan terkenal lebih murah dibanding pusat belanja modern. Kain dijual mulai Rp30 ribu per meter, sepatu mulai Rp100 ribuan, sedangkan pakaian grosir bisa ditemukan dengan harga di bawah Rp100 ribu.
Nuansa heritage dan deretan toko lawas menjadi daya tarik utama Pasar Baru. Kawasan ini juga dikenal sebagai pusat tailor dan perlengkapan pesta yang sudah eksis selama puluhan tahun.
4. Gajah Mada Plaza

Gajah Mada Plaza berdiri sejak 1982 dan menjadi salah satu mall legendaris di kawasan Pecinan Jakarta. Mall ini dikenal sebagai pusat belanja keluarga dengan tenant fesyen, supermarket, kuliner, hingga hiburan.
Barang yang dijual di Gajah Mada Plaza cukup beragam. Produk fesyen di department store rata-rata dijual mulai Rp100 ribuan hingga Rp700 ribuan. Sementara kebutuhan harian di supermarket tersedia mulai belasan ribu rupiah.
Meski telah banyak mall baru bermunculan, Gajah Mada Plaza tetap menjadi pilihan warga Jakarta karena lokasinya strategis dan menawarkan pengalaman belanja yang lebih santai dibanding pusat perbelanjaan modern lainnya.
Keempat pusat perbelanjaan tersebut membuktikan bahwa tempat belanja legendaris tidak sekadar soal transaksi, tetapi juga menyimpan nilai sejarah dan nostalgia.
Di tengah modernisasi kota, keberadaannya menjadi bagian penting dari wajah Jakarta yang terus berkembang tanpa melupakan akar budayanya.
