Jakarta,GPriority.co.id-Bertempat di Gedung DH.Djunaedi, Kementerian PPN/Bappenas menggelar Satu Dasawarsa Open Goverment.
Dalam sambutannya, Menteri PPN Suharso Monoarfa mengatakan bahwa langkah Indonesia menciptakan pemerintahan yang transparan (open government) Indonesia saat ini sudah memasuki satu dawarsa. “Selama itu mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat dan juga mengurangi praktek korupsi. Untuk itulah akan terus dilanjutkan,” ucapnya.
Suharso Monoarfa dalam kesempatan tersebut juga membahas tentang midle income. “Indonesia selama 30 tahun terjebak dalam middle income. Meskipun demikian kita berharap mampu tumbuh lebih baik lagi sehingga gradasi midle income bisa lebih cepat dengan demikian target 22 tahun menuju high ekonomi bisa tercapai,” kata Suharso.
Salah satu upaya mencapai itu adalah tranformasi tata kelola yang dibangun dari berbagai aspek dan saling berkaitan antara tata kelembagaan, pemerintah dan non pemerintah serta digital.
Terkait peningkatan kinerja pembangunan nasional, Bappenas seperti diutarakan Suharso akan melakukan beberapa strategi.
Yang pertama mengarusutamakan pembukaan dalam nila-nilai keterbukaan pemerintah dalam penyelenggaraannya.
Kedua penguatan kerjanya sama antar pemerintah dan non pemerintah melalui penerapan prinsip kokreasi (pelanggan dapat membantu perusahaan mengembangkan produk dengan menyumbangkan ide mereka).
Ketiga penciptaan ekosistem yang kondusif bagi praktik keterbukaan pemerintah mencakup kerangka regulasi dan kelembagaan yang solid, kepemimpinan yang terbuka dan kontrukstif, sumber daya yang mencukupi.
Dan terakhir membangun integrasi antara aksi keterbukaan pemerintah dengan pemerintah lainnya.
“Kami berharap satu dasawarsa menjadi momentum dan melihat jauh ke depan menyusun langkah insiatif antara pemangku pemerintah. Untuk itulah dukungan dari semua stakeholder dibutuhkan membangun Indonesia semakin baik menuju Indonesia emas 2045,” kata Suharso menutup sambutannya. (Hs.Foto:Hs)
