495 Positif, 29 Sembuh, 48 Meninggal di Jakarta Sementara Walikota Bekasi Menanggapi Komentar Dokter Terkait Rapid Test Bagi Tenaga Medis

Jakarta,Gpriority-“Sampai hari ini total pasien positif mencapai 495 orang, yang dinyatakan sudah sembuh 29 orang dan yang meninggal 48 orang ,” ungkap Asisten Kesejahteraan Sosial Catur Kaswanto di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (26/3).

Catur juga mengatakan berdasarkan laporan Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang dipantau masih 457 orang sedangkan yang selesai dipantau berjumlah 1.393 orang.

Sementara di Bekasi komentar salah satu dokter yang menilai rapid test Covid-19 tahap pertama yang diselenggarakan untuk tenaga medis kurang persiapan mendapat tanggapan dari Walikota Bekasi Rahmat Efendi.

Menurut pria yang akrab disapa Pepen kerumunan orang di pagi hari kemarin itu lantaran pihak Pemkot masih simulasi rapid test yang akan diaplikasikan ke masyarakat.

Pepen juga mengakui masih ada intruksi yang belum tepat. Apalagi latihan itu berangsur hingga sore hari.Namun, usai latihan simulasi, situasi Stadion Patriot berangsur kondusif. Sebab tenaga medis pun langsung ke lapangan menemui masyarakat untuk rapid test.

“Ya setelah latihan sepi. Lagian pemeriksaan itu kan jaraknya semeter-meter saya bikin. Kalau pagi mereka masih bergerombol mungkin karena intruksinya belum terlalu tepat. Setelah itu kan nyaman, enak. Jadi seyogyanya kita cari yang terbaik,” kata Pepen.

Meski kondisi ini tidak mengenakkan, Pepen mengimbau masyarakat tidak perlu panik dan mengucilkan orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) yang nantinya dihampiri petugas kesehatan.(Hs)

Related posts