Jakarta, GPriority.co.id – Bersendawa setelah makan kerap terjadi sehingga sering dianggap sebagai hal yang normal.
Meski demikian, penting untuk mengetahui apa penyebab terjadinya sendawa setelah makan, serta apakah menahan sendawa aman untuk dilakukan. Pasalnya, sendawa kerap terasa mengganggu, terutama saat berada di tengah keramaian.
Dokter gizi RSPI Sulianti Saroso, Nita, menjelaskan bahwa sendawa terjadi akibat katup pada saluran pencernaan yang terangkat sehingga gas di dalam tubuh keluar.
Menurutnya, penyebab sendawa sangat beragam, mulai dari pilihan makanan hingga kondisi lambung yang kosong.
“Jadi penyebabnya bisa macam-macam. Bisa dari pilihan makanannya, mungkin makanan-makanannya juga tinggi dengan gas. Atau yang tadinya lambungnya kosongbanget terus tiba-tiba diisi makan,” ucap Dokter Nita dalam diskusi bertajuk Orang Dewasa, Pola Maka Jangan Asal, disiarkan di instagram Kemenkes RI, Senin (2/2).
Selain itu, komposisi makanan juga berperan dalam munculnya sendawa. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan asupan makanan agar keluhan tersebut tidak terjadi.
“Jadi harus tetap seimbang. Jadi jangancuma protein yang tinggi lemak, tentu kan akan tidak nyaman sama saluran cerna kita juga,” tuturnya.
Ia menambahkan, makan secara perlahan juga dapat membantu mencegah sendawa setelah makan. Selain itu, sebaiknya membatasi konsumsi makanan pedas.
Lantas, apakah sendawa boleh ditahan?
Mengutip situs Puskesmas Perempuan Dinas Kesehatan Lombok Barat, menahan sendawa dapat menyebabkan penumpukan gas di dalam perut yang membuat perut terasa kembung.
Penumpukan gas tersebut juga dapat memicu penumpukan racun endogen pada dinding usus kecil. Racun endogen umumnya dihasilkan akibat pencernaan yang terganggu, proses detoksifikasi yang buruk, serta metabolisme yang tidak efisien. Akibatnya, perut tidak hanya terasa kembung, tetapi juga dapat terlihat buncit.
Dalam beberapa kasus, seseorang bisa mengalami sendawa berlebihan atau dikenal dengan istilah excessive burping, sehingga mencoba menahannya.
Namun, apabila sendawa terjadi secara berlebihan dan disertai gejala seperti sulit dikendalikan, muntah darah, atau nyeri perut yang hebat, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
