Viral! Atap Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Ambruk Akibat Hujan Deras

Atap di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, ambruk akibat cuaca ekstrem/Foto Tangkapan Layar Video Antara News

Jakarta, GPriority.co.id – Atap atau plafon di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, ambruk akibat cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut.

Insiden tersebut terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial. Rekaman berdurasi sekitar 17 detik itu diabadikan oleh seorang penumpang penerbangan pada Senin (6/4) di area Gate 7 keberangkatan Terminal 3 Bandara Soetta.

Dalam video tersebut terlihat awalnya terjadi kebocoran dari bagian atap terminal. Tidak lama kemudian, kebocoran semakin membesar hingga akhirnya plafon jebol. Air yang tumpah dari bagian atap pun terlihat menghantam area fasilitas ruang tunggu penumpang.

Salah satu penumpang yang hendak terbang menuju Singapura mengungkapkan bahwa kejadian itu berlangsung sekitar pukul 13.40 WIB dan sempat membuat penumpang panik.

“Kejadian di gate 7, sekitar pukul 13.40 WIB. Lumayan bayak orang, alhamdulillah masih sempat pada lari,” ucap salah satu penumpang tujuan Singapura saat dikonfirmasi di Tangerang, dikutip dari Antara News, Selasa (7/4).

Menanggapi kejadian tersebut, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta membenarkan adanya insiden ambruknya plafon di salah satu titik Terminal 3.

Assistant Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan, mengatakan gangguan pada bagian atap tersebut berlangsung dalam waktu singkat.

“Kondisi gangguan di satu titik atap tersebut berlangsung kurang lebih selama 5 menit,” katanya.

Ia menambahkan, setelah kejadian itu sejumlah petugas bandara langsung melakukan penanganan di lokasi guna memastikan situasi tetap aman serta layanan penerbangan tidak terganggu. Sementara itu, proses perbaikan pada bagian atap yang rusak diperkirakan akan berlangsung selama dua hari ke depan.