Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi SD Negeri Tando

Kondisi SD Negeri Tando. Foto: Kemendikdasmen Kondisi SD Negeri Tando. Foto: Kemendikdasmen

Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di daerah terpencil. Salah satunya dengan menetapkan SD Negeri Tando sebagai prioritas program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026.

Berdasarkan data nasional, pada tahun 2025 Kemendikdasmen telah merevitalisasi 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Khusus di Nusa Tenggara Timur, tercatat sebanyak 576 satuan pendidikan telah mendapatkan revitalisasi dengan total anggaran lebih dari Rp589 miliar.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, Gogot Suharwoto, menjelaskan bahwa revitalisasi di SD Negeri Tando akan dilakukan secara menyeluruh.

”Revitalisasi difokuskan pada pembangunan 4 ruang kelas baru (RKB) beserta peralatannya, 1 ruang UKS, 1 ruang perpustakaan, 1 ruang administrasi, pembangunan 1 unit toilet beserta sanitasinya,” ujar Gogot di Jakarta, Minggu (12/4).

Kemendikdasmen juga telah menyiapkan tahapan pelaksanaan yang terstruktur. Pada minggu kedua April 2026 dilakukan verifikasi dan validasi lapangan, dilanjutkan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada minggu ketiga April.

Selanjutnya, bantuan pemerintah mulai disalurkan pada minggu keempat April, sehingga pekerjaan fisik revitalisasi ditargetkan sudah dimulai pada awal Mei 2026.

Meski proses pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar dipastikan tetap berjalan dengan penyesuaian yang adaptif.

Program ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Kepala Dinas Pendidikan setempat, Johanis Hani, menyebut langkah cepat pemerintah sebagai bentuk komitmen nyata.

“Kami berharap upaya ini dapat terus berjalan dengan baik dan semakin cepat, sehingga anak-anak di Kabupaten Manggarai Barat, khususnya di SD Negeri Tando dapat segera menikmati fasilitas gedung sekolah yang lebih layak, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran secara optimal,” ujar Johanis.

Sementara itu, Kepala SD Negeri Tando, Fransiskus Jenala. Ia berharap pembangunan fasilitas baru dapat meningkatkan kualitas belajar siswa.

“Kami sangat berharap adanya penambahan empat ruang kelas baru, pembangunan fasilitas toilet yang layak, serta penyediaan sarana perpustakaan atau ruang belajar yang memadai agar proses pendidikan dapat berlangsung lebih baik, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas belajar siswa ke depan,” harap Fransiskus.