Jakarta, GPriority.co.id – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, membantah isu yang menyebut akan ada merger antara Partai NasDem dan Partai Gerindra. Ia menegaskan kabar tersebut tidak benar.
“Sudah pastilah tidak ada itu istilahnya barangkali terlalu cepat menyimpulkan itu saya pikir wajar,” kata Surya dalam keterangannya, Jumat (17/4).
Surya juga menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu bukan membahas soal merger kedua partai, melainkan membicarakan berbagai hal terkait kondisi bangsa dan tantangan ke depan.
Menurutnya, diskusi tersebut mencakup berbagai isu strategis, termasuk pandangan mengenai tantangan yang dihadapi partai-partai dalam koalisi.
Ia menegaskan bahwa NasDem berada dalam posisi sebagai bagian dari koalisi, dan hal itu sudah jelas.
“Tapi bukan hanya masalah itu ada masalah-masalah lain ada pikiran-pikiran kita bagaimana tantangan ke depan yang dihadapi oleh semua partai-partai koalisi. NasDem kan ada pada posisi yang ada di dalam koalisi, itu juga sudah jelas,” jelasnya.
Selain itu, Surya menekankan pentingnya kritik dalam kehidupan demokrasi. Ia menyebut kritik perlu disikapi secara bijak dan proporsional.
Menurutnya, kritik harus dilihat dari sisi positif dan tidak boleh melemahkan, melainkan menjadi bagian dari upaya membangun semangat serta autokritik dalam kehidupan berbangsa.
Ia juga mengingatkan bahwa kritik memiliki batasan, sehingga tidak keluar dari esensi dan tujuan utamanya dalam memperkuat demokrasi.
