London, GPriority.co.id – Arsenal akhirnya memastikan diri sebagai juara Liga Inggris musim 2025/2026 setelah Manchester City gagal meraih kemenangan saat menghadapi Bournemouth pada pekan ke-37 Premier League.
Hasil imbang 1-1 di Stadion Vitality, Rabu (20/5) dini hari WIB, membuat The Gunners tak lagi bisa dikejar dalam perebutan gelar musim ini.
Kepastian tersebut langsung memicu euforia di kubu Arsenal. Para pemain dan staf pelatih yang menyaksikan laga Manchester City kontra Bournemouth bersama-sama langsung merayakan momen bersejarah itu.
Arsenal sukses mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali mengangkat trofi Liga Inggris sejak terakhir kali juara pada 2004.
Manchester City sebenarnya datang ke markas Bournemouth dengan misi wajib menang demi menjaga peluang juara. Tim asuhan Pep Guardiola tampil menekan sejak menit awal, namun Bournemouth justru mampu memberi kejutan.
Gol pembuka lahir pada menit ke-39 lewat aksi Junior Kroupi yang memanfaatkan umpan matang Adrien Truffert. Gol itu membuat publik tuan rumah bergemuruh sekaligus menambah tekanan kepada City.
Di babak kedua, Manchester City meningkatkan intensitas serangan. Erling Haaland dan Jeremy Doku beberapa kali menciptakan peluang emas, tetapi penampilan impresif kiper Bournemouth membuat City frustrasi.
Gol penyama kedudukan baru tercipta pada masa injury time melalui Haaland. Namun, skor 1-1 bertahan hingga laga usai dan memastikan Arsenal resmi menjadi kampiun Premier League 2025/2026.
Keberhasilan Arsenal musim ini menjadi bukti konsistensi pasukan Mikel Arteta sepanjang kompetisi. Setelah beberapa musim hanya finis sebagai runner-up, The Gunners akhirnya mampu mematahkan dominasi Manchester City di Liga Inggris. Arteta juga mencatat sejarah sebagai pelatih yang membawa Arsenal meraih gelar liga ke-14 sepanjang sejarah klub dan yang keempat di era Premier League.
Selain mengakhiri puasa gelar domestik, Arsenal kini berpeluang menutup musim dengan lebih sempurna. Klub asal London Utara itu masih memiliki kesempatan meraih trofi lain jika mampu tampil maksimal di kompetisi Eropa.
Sementara itu, Manchester City harus rela melepas mahkota juara setelah persaingan ketat yang berlangsung hingga pekan-pekan akhir musim.
