Rahasia Morowali Utara Menjadi Role Model Percepatan Transformasi Ekonomi di Kawasan Timur

Kolonodale, Gpriority.co.id – Kabupaten Morowali Utara mencatatkan transformasi ekonomi dan investasi yang baik selama 2025. Hal ini menempatkan Morowali Utara sebagai model percepatan transformasi ekonomi di kawasan Indonesia Timur.

Berdasarkan data yang ada, transformasi ekonomi berbasis hilirisasi mineral sukses mendorong pertumbuhan ekonomi Morowali Utara melonjak hingga 23,94% pada tahun 2025. Pada akhir tahun yang sama, realisasi pendapatan daerah Kabupaten Morowali Utara mampu menembus angka Rp1.538,64 miliar (mengalami kenaikan 7,61%). Masuknya investasi dan hilirisasi telah mendongkrak PDRB per kapita daerah menjadi Rp185,2 juta, menempatkan Morowali Utara sebagai model percepatan transformasi ekonomi di kawasan Indonesia Timur.

Menurut Kepala DPMPTSP Kabupaten Morowali Utara, Armansyah Abd. Patah, S.Sos., M.Si., investasi telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Morowali Utara. Kehadiran berbagai proyek investasi mendorong peningkatan aktivitas ekonomi, pertumbuhan usaha lokal, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Selain itu, investasi juga berkontribusi pada peningkatan pendapatan daerah dan pembangunan infrastruktur yang mendukung kesejahteraan masyarakat.

Capaian tersebut tak lepas dari kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Morowali Utara. Kepada Gpriority, Armansyah mengaku tetap optimistis target investasi tahun 2026 dapat tercapai. Meskipun kondisi ekonomi global masih menghadapi berbagai tantangan, Morowali Utara dikatakannya memiliki keunggulan kompetitif berupa ketersediaan sumber daya alam, keberadaan kawasan industri strategis, serta dukungan infrastruktur yang terus berkembang.

Selain itu, minat investor terhadap sektor hilirisasi industri masih cukup tinggi sehingga menjadi modal penting dalam mencapai target investasi yang telah ditetapkan. Armansyah menyebut, strategi utama yang dilakukan adalah meningkatkan promosi potensi investasi daerah, memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi, memberikan pendampingan kepada calon investor, serta memastikan tersedianya informasi investasi yang mudah diakses. “Kami juga terus membangun iklim investasi yang kondusif melalui kepastian hukum, kemudahan perizinan, dan pelayanan yang profesional,” ujarnya.

Pihak DPMPTSP, sebutnya, terus melakukan penyederhanaan proses pelayanan, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta memberikan layanan konsultasi dan pendampingan kepada pelaku usaha. “Kami juga menerapkan standar pelayanan yang jelas, transparan, dan terukur sehingga proses perizinan dapat diselesaikan secara lebih cepat sesuai ketentuan yang berlaku,” tandasnya.

Terkait implementasi sistem Online Single Submission (OSS), Armansyah menerangkan berjalan dengan baik dan semakin banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha. Sistem ini membantu proses perizinan menjadi lebih cepat, transparan, dan efisien. DPMPTSP juga menyediakan layanan pendampingan bagi masyarakat maupun investor yang mengalami kendala dalam penggunaan sistem OSS agar seluruh proses perizinan dapat berjalan lancar.

Menyoal insentif dan kemudahan khusus, dijelaskan Armansyah belum diterapkan karena perdanya belum ada.

Pemda dan DPMPTSP Morowali Utara sendiri berharap para investor tidak hanya berorientasi pada pengembangan usaha, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan. “Investasi yang berkualitas diharapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, meningkatkan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal, memperkuat sektor usaha daerah, serta tetap memperhatikan aspek lingkungan dan tanggung jawab sosial perusahaan,” pungkasnya.

Foto : Istimewa