Yogyakarta, Gpriority.co.id – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menempati posisi kedua nasional dalam Indeks Transformasi Digital Nasional (ITDN) 2025 dengan skor 83,21. Pencapaian ini menempatkan DIY sebagai salah satu provinsi terdepan dalam upaya digitalisasi dan penerapan tata kelola pemerintahan berbasis digital di Indonesia.
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, dalam laporan terkait, menyatakan bahwa pengukuran ITDN 2025 mengevaluasi kemajuan pembangunan digital melalui beberapa tahap kunci, mulai dari infrastruktur dasar, penerapan teknologi, hingga adopsi dan dampak digital secara menyeluruh.
Selain peringkat ITDN, DIY juga melampaui rata-rata nasional pada Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025, yang mencerminkan kesiapan dan kecakapan masyarakat setempat dalam memanfaatkan teknologi.
Di tingkat pemerintahan daerah, transformasi digital DIY tercermin dari capaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Pemerintah Kota Yogyakarta yang mencapai indeks 3,50. Angka ini menunjukkan perkembangan implementasi layanan pemerintahan elektronik di kota tersebut.
Tiga provinsi yang dikenal sebagai pusat kebudayaan — Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Bali — juga mencatat prestasi di IMDI 2025 dengan skor di atas rata-rata nasional sebesar 44,53. Jawa Tengah memimpin dengan skor 51,19, disusul DI Yogyakarta 51,13, dan Bali 48,22. Laporan BPSDM menyatakan bahwa ketiga daerah ini berhasil mengharmoniskan akselerasi teknologi dengan kearifan lokal sehingga menciptakan ekosistem digital yang tangguh sebagai bagian dari persiapan menuju target Indonesia Emas 2045.
Pertumbuhan signifikan tercatat di DI Yogyakarta, yang melonjak dari skor IMDI 47,10 pada 2024 menjadi 51,13 pada 2025, atau naik 4,03 poin dalam setahun. Lonjakan ini terutama ditopang oleh pilar Infrastruktur dan Ekosistem, yang mencatat skor tertinggi di antara pilar-pilar lain, yaitu 69,73. Menurut laporan, capaian tersebut menunjukkan bahwa fondasi digital fisik di wilayah ini—termasuk konektivitas internet dan ketersediaan perangkat teknologi—telah terbangun secara solid.
Laporan ITDN dan IMDI 2025 menegaskan bahwa percepatan transformasi digital di beberapa provinsi budaya tersebut berkontribusi pada peningkatan kesiapan digital masyarakat dan pemerintahan daerah, sekaligus mendukung langkah strategis menuju pembangunan nasional jangka panjang.
Foto : Komdigi
