Pemkot Sabang Desak 3 Dapur MBG Lengkapi Sertifikat Higiene Sanitasi

Aceh, Gpriority.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sabang, Aceh bergerak cepat menyikapi temuan tiga dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Pengelola dapur diminta segera memenuhi seluruh persyaratan agar standar kesehatan dan keamanan pangan dalam program tersebut tetap terjaga.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sabang, Andri Norman, selaku Ketua Satuan Tugas MBG Kota Sabang, menegaskan pihaknya telah meminta Koordinator Wilayah MBG untuk segera menuntaskan seluruh kekurangan yang menjadi syarat penerbitan sertifikat.

Menurut Andri, temuan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah dalam memastikan seluruh dapur MBG beroperasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami sudah meminta agar seluruh persyaratan segera dilengkapi. Ini tidak boleh berlarut-larut karena menyangkut standar kesehatan dan kualitas layanan program MBG,” kata Andri Norman, Sabtu, (26/6).

Ia menyebutkan Pemkot Sabang juga akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna memastikan tindak lanjut yang dilakukan pengelola dapur berjalan sesuai rekomendasi Dinas Kesehatan.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang menyatakan belum dapat menerbitkan SLHS untuk tiga dapur MBG tersebut karena masih ditemukan kekurangan pada aspek sanitasi lingkungan, terutama sistem pengelolaan limbah.

Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kota Sabang, dr. Edi Soeharto, menjelaskan hasil pemeriksaan tim menunjukkan fasilitas penampungan limbah dapur belum memenuhi standar yang dipersyaratkan.

“Ketiga dapur itu belum memenuhi syarat karena pengelolaan limbahnya masih perlu dibenahi. Tempat penampungan limbah harus tertutup, tidak menimbulkan bau dan tidak mencemari lingkungan,” ujarnya.

Edi menegaskan sertifikat tidak akan diterbitkan sebelum seluruh persyaratan dipenuhi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan dapur MBG benar-benar memenuhi standar higiene sanitasi dan aman dalam penyediaan makanan bagi penerima manfaat.

Pemkot Sabang berharap pengelola tiga dapur MBG segera melakukan perbaikan sehingga proses sertifikasi dapat diselesaikan dalam waktu dekat dan pelaksanaan program berjalan sesuai standar kesehatan yang telah ditetapkan.

Reportase : Zulfitra

Foto : Zulfitra