Semarang, GPriority.co.id – Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Morowali, Husban Laonu, mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat DPRD/DPRK Tingkat Nasional yang berlangsung di Semarang, 4–8 November 2026.
Kegiatan yang diikuti ratusan aparatur sekretariat DPRD/DPRK dari berbagai daerah di Indonesia ini mengangkat tema “Fasilitasi Penyusunan Pokok-Pokok Pikiran DPRD/DPRK dalam Perencanaan dan Penganggaran RAPBD Tahun Anggaran 2028 serta Peran Sekretaris DPRD/DPRK dalam Menciptakan Hubungan yang Harmonis antara Pemerintah Daerah dengan DPRD/DPRK”.
Saat ditemui usai mengikuti kegiatan, Jumat (6/11), Husban mengatakan bahwa agenda tersebut memberikan banyak manfaat, khususnya dalam meningkatkan kemampuan Sekretariat DPRD untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga legislatif.
Menurutnya, materi yang disampaikan para narasumber memberikan pemahaman tentang bagaimana seorang Sekretaris DPRD mengelola organisasi sekretariat secara profesional, termasuk membangun kesadaran diri, pola pikir positif, serta meningkatkan kualitas pelayanan dalam menunjang kinerja DPRD.
“Materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi kami, terutama bagaimana mengelola sekretariat agar mampu menunjang kinerja DPRD secara maksimal,” ungkapnya.
Husban juga menyoroti pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antara DPRD dan pemerintah daerah, terutama ketika muncul perbedaan pandangan dalam menjalankan roda pemerintahan.
Ia menjelaskan, Sekretaris DPRD harus mampu menempatkan diri secara tepat dalam menjalankan tugas. Meskipun secara struktural berada di bawah kepala daerah, Sekretariat DPRD memiliki tanggung jawab memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD, khususnya pimpinan dan anggota dewan.
Karena itu, menurut Husban, sikap profesional, kemampuan membangun komunikasi, serta pola pikir positif menjadi hal penting dalam menjaga hubungan kerja yang baik antara kedua lembaga.
Terkait persiapan penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2028, Husban menekankan pentingnya perencanaan pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD sejak dini. Salah satu langkah yang perlu diperkuat adalah memaksimalkan kegiatan reses dan kunjungan kerja anggota DPRD ke daerah pemilihan (dapil).
Melalui kegiatan tersebut, anggota DPRD diharapkan dapat menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, sehingga usulan yang disampaikan benar-benar mencerminkan kebutuhan dan persoalan di masing-masing wilayah.
Aspirasi tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan dalam penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah tahun 2028.
Selain usulan program strategis, Husban juga menilai perlu adanya perhatian terhadap kebutuhan masyarakat yang bersifat mendesak agar dapat segera ditangani sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Ia berharap, melalui peningkatan kapasitas ini, Sekretariat DPRD Kabupaten Morowali dapat semakin optimal dalam menjalankan fungsi fasilitasi, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kualitas dukungan terhadap kinerja DPRD.
Dengan demikian, sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dapat terus terjaga demi mewujudkan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
