BSN: SNI Award Bermanfaat untuk Peningkatan Kinerja Perusahaan Maupun Organisasi

SNI Award merupakan pemberian penghargaan tertinggi dari Pemerintah Republik Indonesia kepada perusahaan maupun organisasi yang sudah menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) secara konsisten, berkinerja tinggi, memiliki kemampuan mengelola dinamisasi perubahan dan melakukan transformasi  yang diperlukan.

Tak hanya itu SNI Award seperti dikatakan Zakiyah Direktur Penerangan Standar dan Penilian Kesesuaian BSN dalam webinar Bimtek  pengisian kuisioner SNI Award 2022, Selasa (2/3/2022) bermanfaat untuk peningkatan kinerja perusahaan maupun organisasi.

Terkait dengan  penilaian SNI Award sendiri, Zakiyah mengatakan bahwa BSN telah bekerja sama dengan lembaga sertifikasi di Indonesia. “ Di sini kami membahas mengenai kriteria para  pemenang  dari beberapa kategori yang kami lombakan,” jelas Zakiyah.

Tak hanya kriteria, pertemuan tersebut juga digelar guna memperbaiki apa saja yang menjadi kelemahan BSN Award sehingga semakin hari kualitas penyelenggaraan SNI Award semakin berkualitas.

Mengenai kategori apa saja yang dilombakan, Zakiyah mengatakan ada 14 kategori yang dilombakan seperti Organisasi Skala Besar produk sektor kimia, farmasi, kesehatan, tekstil ebnergi dan sumber daya mineral dan 13 kriteria lainnya yang bisa dilihat di laman resmi BSN.

Untuk tahun ini, Zakiyah mengatakan bahwa BSN menargetkan jumlah peserta  400 perusahaan/organisasi dari 4.000 yang sudah tersertifikasi. “ Untuk itulah kami berharap perusahaan bapak/ibu yang sudah terverifikasi untuk mengikuti ajang ini dengan mendaftarkan diri ke BSN,” jelas Zakiyah.

Nyoman Susila selaku Ketua ALSI(Asosiasi Lembaga Sertifikasi Indonesia) yang menjadi narasumber mengatakan bahwa SNI Award 2022 mendapat sambutan hangat dari perusahaan dan organisasi yang terdaftar di ALSI. “ Mereka akan mengikuti ajang yang digelar setahun sekali ini,” jelas Nyoman.

Terkait dengan syarat dan aturan untuk mengikuti ajang ini, Tintin Prihatiningrum Koordinator kelompok Substansi Diseminasi Standar dan Penilaian Kesesuaian,BSN menjelaskan yang pertama organisasi baik barang ataupun jasa di Indonesia yang telah beroperasi selama 3 tahun lamanya. Kedua, organisasi yang tidak terlibat kasus hukum dalam jangka waktu 3 tahun. Ketiga, organisasi bukan merupakan lembaga penilaian kesesuaian. Keempat, organisasi yang menerapkan SNI dalam produknya.Kelima, organisasi  pemerintahan yang memiliki kewenangan untuk menentukan kebijakan dan strategi. Keenam, organisasi yang merupakan induk/anak perusahaan/unit bisnis yang menentukan kebijakan organisasi secara mandiri. Ketujuh, organisasi pendidikan yang berbadan hukum ditandai dengan SK Kemenkumham. Kedelapan, organisasi pendidikan terakreditasi institusi oleh BAN PT.

Sedangkan untuk kelompok usaha, bisa Usaha mikro, kecil, menengah dan besar yang memiliki standar SNI dan modal usaha yang bisa dilihat dalam laman resmi BSN.

“Bagi organisasi dan perusahaan yang terdaftar akan dilakukan verifikasi oleh dewan juri. Dewan Juri tersebut yang akan menentukan lolos atau tidaknya sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan,” ucap Tintin.

Tintin yakin dengan adanya kriteria tersebut, target 400 peserta hingga batas waktu pendaftaran selesai pada 30 Maret bisa tercapai sehingga SNI Award 2022 menjadi semakin meriah.(Hs.Foto. SS Youtube)