Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Editor: Lina F | Foto: dok.kab.Kutim
Jakarta, Gpriority.co.id– Kepala Bidang (Kabid) Informasi Komunikasi Publik (IKP) Kutim Lisa Komentin mengikuti kegiatan pelatihan terkait bahaya narkoba.
Dalam paparannya, Lisa mengungkapkan mengenai generasi muda yang rentan terhadap penggunaan narkoba. Di mana salah satu masalah faktor terjadi karena lingkungan dan pengaruh teman-temannya.
“Selain itu, terdapat penyebab lain dari narkoba adalah tekanan akademik, masalah emosional dan ketidakstabilan sosial,” ujar Lisa
Adapun masalah dan dampak besar dari narkoba juga diungkap Lisa dalam paparannya berikut ini.
Masalah dalam pendidikan
Penggunaan narkoba sangat berdampak buruk pada pendidikan generasi muda. Hal ini karena mengkonsumsi obat-obatan terlarang secara berlebihan dan dapat mengganggu konsentrasi, mempengaruhi kemampuan belajar dan menyebabkan absensi yang tertinggi di sekolah sehingga menyebabkan penurunan prestasi akademik, kesulitan dalam menyelesaikan tugas dan bahkan putus sekolah.
Hubungan Sosial
Bahaya penyalahgunaan narkoba dapat mempengaruhi hubungan sosial generasi muda. Obat obatan tersebut menyebabkan perubahan perilaku, ketidakstabilan emosional dan ketidakmampuan untuk menjaga hubungan yang sehat dengan keluarga, teman dan masyarakat sekitar.
“Sehingga generasi muda yang menggunakan narkoba sering terlibat konflik dengan orang lain, terisolasi dari masyarakat dan kehilangan dukungan sosial,” ucapnya.
Keterlibatan dalam kriminalitas
Bahaya penyalahgunaan narkoba tidak hanya berlaku bagi pengguna saja, tetapi juga bisa membahayakan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Generasi muda yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dapat meningkatkan angka kriminalitas seperti pencurian, perdagangan narkoba, dan kekerasan, hal ini terjadi karena para pengguna membutuhkan sumber daya finansial,” sebut Lisa.
Keterlibatan dalam perilaku beresiko
Bahaya penyalahgunaan narkoba membuat generasi muda tidak dapat memiliki penilaian atau pemikiran yang positif dalam interaksi sosial dan pribadi.
“Oleh sebab itu generasi muda yang menggunakan narkoba sering terlibat dalam perilaku beresiko seperti sex bebas, penyimpangan sex dan kehamilan yang tidak diinginkan,” kata Lisa.
Gangguan Kesehatan Mental
Bahaya penyalahgunaan narkoba pada generasi muda dapat menggangu perkembangan otak sehingga mereka beresiko mengalami gangguan kesehatan mental.
Gangguan Kesehatan Fisik
Bahaya penyalahgunaan narkoba sangat berpengaruh pada kesehatan fisik dengan mengganggu beberapa fungsi organ tubuh seperti hati, paru-paru dan otak.
“Misalnya penyalahgunaan kokain meningkatkan resiko serangan jantung, stroke dan kejang-kejang, ekstasi meningkatkan resiko gagal hati dan gagal jantung.” katanya.
Selain itu bahaya narkoba dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan resiko infeksi dan gangguan nutrisi, selain itu jika menggunakan narkoba jenis suntik dan berbagi jarum suntik dengan yang lainnya hal ini dapat meningkatkan resiko terkena virus HIV/AIDS.
