Jakarta, Gpriority.co.id – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI memgapresiasi penegasan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bahwa pemilihan Gubernur Daerah Khusus Jakarta (DKJ) tetap melalui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Hal ini disampaikan oleh Anggota Baleg DPR RI Taufik Basari, dalam Rapat Baleg DPR RI bersama Pemerintah dan DPD terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ), Rabu (13/3).
Taufik mengatakan apa yang disampaikan Mendagri Tito dalam raoat tersebut yang sebelumnya menjadi polemik dalam RUU DKJ menjadi clear. ”Nah, tadi apa yang disampaikan oleh Pak Menteri itu sangat baik, ada beberapa isu yang menjadi clear. Hal-hal seperti ini kan harus kita sisir, kalau ada lagi berarti itu butuh kita jawab juga supaya menjadi jelas atau ketika itu masih menjadi masalah kita harus carikan apa yang menjadi solusinya terkait dengan substansi dari RUU DKJ ini,” ujarnya seperti dikutip dari laman DPR RI. .
Taufik menilai dalam hal mematangkan substansi terkait RUU DKJ ini perlu juga masukan dari berbagai kalangan masyarakat. Sehingga dalam rapat ini, dirinya juga meminta agar dapat dibukakan ruang seluas-luasnya jika ada masyarakat yang ingin memberikan masukan terkait RUU DKJ, agar ada pelibatan dari partisipasi masyarakat yang bermakna.
”Maka menurut saya penting juga kita tetap menerima masukan dari masyarakat. Apabila ada masyarakat yang ingin memberikan masukan melalui RDPU dan sebagainya mungkin juga bisa buka ruangnya juga meskipun pembahasan di Panja juga bersifat terbuka dan fraksi-fraksi pun bisa menerima masukkan dari masyarakat,” tukasnya.
Menurutnya hal ini dinilai penting. Pasalnya, masukan-masukan dari masyarakat sangat perlu agar RUU DKJ ini bisa diterima secara meluas tanpa menyisakan hal-hal yang menjadi ganjalan di tengah-tengah masyarakat. ”Baik karena memang ada substansi yang memang belum selesai persoalannya atau ada kemungkinan karena masyarakat tidak memperoleh informasi yang cukup terkait dengan itu,” tegasnya.
Foto : DPR RI
